Jumat, Mei 29, 2026
Beranda Bengkulu Mukomuko Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis

Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko Percepat Dua Proyek Infrastruktur Strategis

0
10

Mukomuko – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Mukomuko menggelar rapat kerja di ruang kerja Bupati Mukomuko, Jumat (29/5). Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih, Bupati Mukomuko Choirul Huda, serta sejumlah pejabat eselon II dari Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Bengkulu Mian menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk melakukan pembangunan secara merata di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu. Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi arahan langsung dari Gubernur Bengkulu Helmi Hasan.

“Pak Gubernur Helmi Hasan mengarahkan saya bersama Pak Sekda agar tidak ada anggapan pendekatan pilih kasih dalam pembangunan di 10 kabupaten dan kota. Semua daerah akan dibangun, hanya saja skala prioritasnya berbeda,” ujar Mian.

Pada rencana pembangunan infrastruktur Provinsi Bengkulu tahun 2026 di Kabupaten Mukomuko, terdapat dua proyek prioritas yang akan dipercepat pelaksanaannya. Dua proyek tersebut yakni rekonstruksi Jalan Penarik–Lubuk Pinang sepanjang 4,5 kilometer serta pembangunan Jembatan Air Kereta di ruas Jalan Mukomuko–Pondok Batu–SP Yamaja atau Pondok Kopi.

Baca Juga:  Kepala Kantor Pertanahan Mukomuko Terima Permohonan Rapat Dengar Pendapat Terkait Tapal Batas Tanah Ulayat

Mian menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan pada masa kepemimpinan Helmi Hasan dan dirinya menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Bengkulu. Karena itu, Pemprov optimistis proyek pembangunan tetap dapat direalisasikan meskipun kondisi fiskal daerah saat ini mengalami efisiensi anggaran.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan kekuatan fiskal APBD provinsi dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Pemprov Bengkulu juga terus menjajaki berbagai sumber pendanaan alternatif untuk mempercepat realisasi proyek strategis tersebut.

“Kalau hanya mengandalkan kekuatan fiskal APBD provinsi memang ada efisiensi. Alhamdulillah, saat ini sudah mengerucut bersama Dinas PUPR, Bappeda, dan para asisten untuk melakukan pendampingan menggunakan sumber pendanaan lain, yaitu BJB,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Mukomuko Choirul Huda menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Mukomuko. Ia menilai kolaborasi tersebut sangat penting dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Mukomuko.

“Kami berharap sinergi ini terus terjalin demi percepatan pembangunan di Kabupaten Mukomuko,” tutup Choirul Huda.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]