Selasa, Juni 30, 2026
Beranda Bengkulu Mukomuko BPOM Bengkulu Intensifkan Pengawasan Pangan Olahan di Mukomuko

BPOM Bengkulu Intensifkan Pengawasan Pangan Olahan di Mukomuko

0
6

Mukomuko – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu kembali melakukan pengawasan terhadap peredaran pangan olahan di Kabupaten Mukomuko, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini dilakukan melalui pengambilan sampel produk dan pemeriksaan sarana distribusi guna memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.

Pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya BPOM dalam menjaga kualitas pangan olahan yang beredar di pasaran. Setiap produk yang ditemukan akan dipantau untuk memastikan telah memenuhi ketentuan keamanan dan mutu yang berlaku.

Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan di Bengkulu, Kodon Tarigan, menjelaskan bahwa sampel pangan yang dikumpulkan dari sejumlah sarana peredaran akan diuji di laboratorium BPOM Bengkulu. Hasil pengujian nantinya menjadi dasar untuk mengetahui kesesuaian produk dengan standar yang telah ditetapkan.

Selain pengambilan sampel, petugas juga melakukan inspeksi terhadap sarana distribusi dan penjualan pangan olahan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pelaku usaha menerapkan tata kelola peredaran pangan sesuai regulasi yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, petugas masih menemukan beberapa aspek yang perlu dibenahi oleh pelaku usaha. Perbaikan tersebut diperlukan agar sarana peredaran dapat memenuhi seluruh persyaratan dan mampu menjamin keamanan produk hingga sampai ke tangan konsumen.

Baca Juga:  BPOM Bengkulu Periksa Keamanan Jajanan Festival Tabut, Hasilnya Aman dari Bahan Berbahaya

Menurut Kodon Tarigan, pengawasan rutin menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah beredarnya produk yang tidak memenuhi standar. Di sisi lain, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pembinaan kepada pelaku usaha agar semakin memahami kewajibannya dalam menjaga mutu produk.

BPOM Bengkulu menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan di berbagai daerah sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat. Melalui pengawasan yang berkesinambungan, diharapkan masyarakat memperoleh pangan olahan yang aman, berkualitas, dan layak dikonsumsi, sementara pelaku usaha semakin patuh terhadap ketentuan yang berlaku.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]