Minggu, Juni 21, 2026
Beranda Kota Bengkulu Pemkot Bengkulu Dapat Tambahan Kuota Siswa Sekolah Rakyat, Kesempatan Anak Kurang Mampu...

Pemkot Bengkulu Dapat Tambahan Kuota Siswa Sekolah Rakyat, Kesempatan Anak Kurang Mampu Makin Terbuka

0
12
Pembangunan fisik Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 6 Kota Bengkulu telah mencapai 88 persen.

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu memperoleh tambahan kuota calon siswa untuk program Sekolah Rakyat (SR) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Tambahan kuota tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen yang digelar di Jakarta pada pertengahan Juni 2026.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan penambahan kuota ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama keluarga kurang mampu yang membutuhkan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak mereka.

Pemerintah Kota Bengkulu juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan pelaksanaan program Sekolah Rakyat berjalan sesuai target.

Menurut Afriyenita, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat sangat penting dalam mendukung proses transisi dari Sekolah Rakyat Rintisan menuju operasional penuh.

Program tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi, Kota Bengkulu kini memiliki kuota calon siswa sebanyak 33 orang untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), 37 orang untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 70 orang untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Baca Juga:  Kota Bengkulu Siapkan Terminal Curah Cair dan Kawasan Industri, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru

Penambahan kuota ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak peserta didik yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan.

Afriyenita menyebut program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dengan bertambahnya kuota yang tersedia, semakin banyak anak dari keluarga kurang mampu yang berpeluang mendapatkan layanan pendidikan yang layak, setara, dan berkualitas.

Sementara itu, Kementerian Sosial mencatat sebanyak 93 lokasi Sekolah Rakyat di berbagai daerah akan mulai memasuki tahun ajaran baru pada 14 Juli 2026.

Pemerintah daerah yang menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen diminta terus melakukan persiapan agar proses pembelajaran dapat berjalan optimal sejak hari pertama operasional.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]