Minggu, Juli 26, 2026
Beranda Kota Bengkulu Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tak Bakar Sampah Saat Angin Kencang

Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tak Bakar Sampah Saat Angin Kencang

0
6
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah.

Bengkulu – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di tengah cuaca ekstrem yang disertai angin kencang. Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya potensi kebakaran, termasuk insiden yang menghanguskan tujuh ruangan di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan aktivitas membakar sampah di ruang terbuka sangat berisiko ketika kecepatan angin meningkat. Percikan api yang terbawa angin dapat dengan mudah menyambar bangunan, lahan kering, maupun material yang mudah terbakar.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah dalam kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang seperti sekarang ini. Percikan api dari bakaran tersebut dikhawatirkan akan terbang terbawa angin dan membakar barang lain atau menyambar bangunan di sekitarnya,” ujar Yuliansyah, Sabtu (25/7/2026).

Menurut Yuliansyah, embusan angin yang kuat dapat membuat api kecil berkembang menjadi kebakaran besar hanya dalam waktu singkat. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari segala aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.

Baca Juga:  Tergerus Transportasi Online, Angkot di Kota Bengkulu Kian Kehilangan Penumpang

Ia menjelaskan, faktor kelalaian manusia masih menjadi penyebab utama berbagai kasus kebakaran lahan maupun bangunan yang terjadi di Kota Bengkulu dalam beberapa waktu terakhir. Salah satunya diduga menjadi penyebab kebakaran di SMP Negeri 19, di mana percikan api dari pembakaran di luar area sekolah terbawa angin hingga menyambar plafon bangunan yang mudah terbakar.

Selain melarang pembakaran sampah, Damkar juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah. Warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di lokasi yang terdapat rumput atau semak kering karena dapat memicu kebakaran.

Apabila menemukan percikan api atau kebakaran yang mulai tidak terkendali, masyarakat diminta segera menghubungi posko Damkar atau layanan darurat agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin. Respons yang cepat dinilai sangat penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

“Kami berharap masyarakat dapat lebih peduli dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran. Keselamatan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama,” kata Yuliansyah.

Baca Juga:  Pejabat atau ASN Pemkot yang Tak Betah Diminta Pindah

[wpforms id="149" title="true" description="true"]