Sabtu, September 12, 2026
Beranda Bengkulu Utara Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Kaur hingga Enggano, Warga Diimbau Waspada

Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Kaur hingga Enggano, Warga Diimbau Waspada

0
5
Warga Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, mulai merasakan dampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Bengkulu — Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau mulai berdampak di sejumlah wilayah Provinsi Bengkulu. Abu yang terbawa angin ke arah barat daya dilaporkan mencapai Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, hingga Pulau Enggano.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah, mengatakan berdasarkan informasi BMKG, tiga wilayah tersebut menjadi daerah yang perlu mendapat perhatian akibat sebaran abu vulkanik. Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mencapai ketinggian sekitar 50 ribu kaki.

“Yang terdampak berdasarkan informasi BMKG ada tiga wilayah, yakni Kaur, Bengkulu Selatan, dan Pulau Enggano,” ujar Khristian, Kamis (10/9).

Dari pemantauan tim di lapangan, abu vulkanik juga mulai dirasakan langsung masyarakat Pulau Enggano. Sejumlah warga dilaporkan mengalami iritasi kulit setelah terkena abu vulkanik.

BPBD mengimbau masyarakat di wilayah terdampak mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker jika harus beraktivitas di luar. Warga juga diminta tetap waspada terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik.

Selain penggunaan masker, warga diminta berhati-hati saat membersihkan abu yang menempel di rumah maupun lingkungan. Abu tidak dianjurkan langsung disapu dalam kondisi kering karena dapat kembali beterbangan dan terhirup.

Baca Juga:  Kemenko Infrastruktur dan Pemprov Bengkulu Koordinasikan Tindaklanjut Inpres Enggano

“Untuk membersihkan abu, jangan langsung disapu. Sebaiknya disiram menggunakan air terlebih dahulu supaya abu tidak beterbangan,” jelas Khristian.

Sementara itu, Pemprov Bengkulu melalui BPBD masih melakukan pemantauan dan penyisiran di sejumlah wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi masyarakat serta memastikan kebutuhan penanganan di lapangan.

Jika ditemukan warga yang membutuhkan bantuan, pemerintah akan menyalurkan bantuan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak. Sementara berdasarkan informasi terbaru BMKG, Kota Bengkulu hingga kini masih belum terdampak abu vulkanik.

“Untuk informasi terbaru dari BMKG, Kota Bengkulu masih nihil terdampak abu vulkanik. Namun masyarakat tetap kami imbau untuk selalu waspada dan menjaga kesehatan,” pungkas Khristian.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]