Bengkulu – Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, tampil berbeda saat menghadiri ajang National Governance Awards 2026. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan identitas budaya Bengkulu di panggung nasional.
Saat naik ke panggung menerima penghargaan, Dedy mengenakan Batik Besurek yang dipadukan dengan Kbek Palak. Penampilannya langsung menarik perhatian hadirin.
Menurut Dedy, pilihan busana tersebut bukan sekadar gaya, tetapi membawa pesan tentang identitas daerah.
“Ini adalah jati diri kita. Saya ingin dunia tahu bahwa Bengkulu punya seni budaya yang luar biasa. Batik Besurek dan Kbek Palak bukan sekadar pakaian, tapi marwah masyarakat Bengkulu,” ujarnya usai menerima penghargaan.
Ia menilai, panggung nasional harus dimanfaatkan untuk mengenalkan kekayaan budaya daerah. Penggunaan atribut tradisional menjadi cara sederhana namun kuat dalam menyampaikan pesan tersebut.
Selain membawa pulang penghargaan, Dedy menyebut momentum ini sebagai upaya memperkenalkan kembali budaya Bengkulu ke tingkat nasional.
Ia berharap, langkah tersebut dapat mendorong kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal sekaligus memperluas pengenalannya di tingkat nasional.

Berita Terbaru
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026
Baznas Bengkulu Salurkan Kursi Roda untuk Lansia 58 Tahun di Seluma