
Bengkulu – Kepala Balai POM di Bengkulu menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perizinan dan Pengelolaan Obat pada Apotek dan Toko Obat Tahun 2026 yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Kabupaten Mukomuko. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Abyan Mukomuko dan bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kefarmasian.
Bimtek ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait. Hadir pula Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), apoteker, tenaga teknis kefarmasian, serta pengelola apotek dan toko obat.
Dalam sambutannya, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rutin tahunan. Program ini juga menjadi upaya peningkatan kualitas pengelolaan obat di sarana kefarmasian.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko juga menyampaikan apresiasi kepada Balai POM di Bengkulu atas kontribusinya sebagai narasumber. Kolaborasi ini dinilai penting dalam memperkuat pengawasan dan pemahaman tenaga kefarmasian di daerah.
Dalam pemaparannya, Kepala Balai POM di Bengkulu menjelaskan berbagai aspek pengelolaan obat pada sarana kefarmasian. Materi mencakup proses pengadaan, penerimaan, penyimpanan, hingga penyerahan obat kepada pasien.
Ia juga menekankan pentingnya pengendalian resistensi antimikroba (Antimicrobial Resistance/AMR) dalam pelayanan kefarmasian. Selain itu, peserta diberikan pemahaman terkait penggunaan antibiotik secara rasional serta edukasi kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi. Melalui Bimtek ini diharapkan pengelolaan obat di apotek dan toko obat di Kabupaten Mukomuko semakin sesuai ketentuan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.






