Kamis, Juli 2, 2026
Beranda Rejang Lebong Tak Mau Ada Anak Terlantar, Plt Bupati Rejang Lebong Beri Instruksi Tegas...

Tak Mau Ada Anak Terlantar, Plt Bupati Rejang Lebong Beri Instruksi Tegas ke Dinas Sosial

0
2

REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada anak-anak di daerah tersebut yang hidup tanpa perhatian dan perlindungan, khususnya anak yatim piatu serta anak dari keluarga kurang mampu.

Komitmen itu dibuktikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, SSTP, M.Si, yang meninjau kondisi seorang anak yatim piatu di Kelurahan Jalan Baru, Kecamatan Curup, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Pemkab Rejang Lebong menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi kehidupan anak tersebut. Selain melihat langsung kondisi tempat tinggalnya, Plt Bupati juga berdialog dengan anak tersebut untuk memastikan kebutuhan yang harus segera dipenuhi pemerintah.

Dalam kunjungan itu, Hendri didampingi Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Sekretaris Daerah Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar, SE, MM, Ketua Baznas Rejang Lebong H. Ahmad Supani, Kepala Dinas Sosial Dr. Hambali, perwakilan Himpunan Perempuan Bantu Rakyat (HPBR), serta jajaran pemerintah daerah lainnya.

“Hari ini kita menerima laporan dari masyarakat bahwa ada anak yatim piatu. Kita datang langsung melihat kondisinya, melihat rumahnya, dan berbicara dengan anak tersebut untuk memastikan kondisi sebenarnya,” kata Hendri.

Baca Juga:  1.210 Hewan Kurban Disembelih di Rejang Lebong

Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh hanya menerima laporan tanpa melakukan tindakan nyata. Kehadiran pemerintah, kata dia, menjadi bentuk tanggung jawab dalam memberikan perlindungan kepada anak-anak yang kehilangan orang tua.

“Kita tidak boleh diam. Ini tugas pemerintah untuk hadir membantu masyarakat, mulai dari memberikan bantuan, melihat kondisi sekolahnya, hingga memastikan kebutuhan anak ini ke depannya,” tegasnya.

Hendri juga menginstruksikan Dinas Sosial untuk segera melakukan pendataan lebih lanjut terhadap kondisi keluarga anak tersebut, termasuk memastikan keberadaan keluarga terdekat agar penanganan yang diberikan tepat sasaran.

“Tolong dicek lagi kondisi keluarganya. Jangan sampai ada anak-anak kita di Rejang Lebong yang terlantar dan tidak mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) memasukkan anak tersebut ke dalam program anak asuh pemerintah daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu.

“Kabag Kesra saya minta anak ini dimasukkan dalam program anak asuh,” katanya.

Hendri menegaskan, perhatian pemerintah terhadap anak-anak yang membutuhkan tidak hanya difokuskan di wilayah perkotaan, tetapi harus menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong.

Baca Juga:  Pemkab Rejang Lebong dan BPTD Bahas Penanganan Truk ODOL

“Kalau ada kejadian seperti ini, segera laporkan kepada kami. Bukan hanya di Curup, tetapi di seluruh kecamatan. Pemerintah akan turun langsung untuk membantu dan mengambil langkah penanganan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari kepala desa, lurah, camat, hingga ketua RT/RW, untuk aktif melaporkan apabila menemukan anak-anak atau warga yang membutuhkan bantuan.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkab Rejang Lebong berharap berbagai persoalan sosial dapat segera terdeteksi dan ditangani secara cepat.

“Yang terpenting, jangan sampai ada anak-anak kita yang merasa sendiri dan tidak mendapatkan perhatian. Pemerintah akan terus hadir untuk masyarakat,” pungkas Hendri.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]