Senin, April 20, 2026
Beranda Destita Khairilisani Senator Destita Dorong Penguatan Peran KONI dan Usulkan Bengkulu Jadi Tuan Rumah...

Senator Destita Dorong Penguatan Peran KONI dan Usulkan Bengkulu Jadi Tuan Rumah PON

0
13

Jakarta – Anggota Komite III DPD RI, Apt Destita Khairilisani, S.Farm., MSM., menyampaikan sejumlah aspirasi strategis saat mengikuti Rapat Kerja dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang digelar di Ruang Rapat Sriwijaya, Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Dalam forum tersebut, Destita menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran KONI sebagai satu-satunya otoritas olahraga di Indonesia. Menurutnya, keberadaan lembaga yang kuat dan terintegrasi sangat penting dalam membangun ekosistem olahraga nasional.

“Saya sangat mendukung KONI untuk kita dorong bersama menjadi organisasi olahraga yang memiliki otoritas utama di Indonesia. Kita tahu, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Bangsa ini membutuhkan generasi yang sehat dan berdaya saing,” ujar Destita.

Ia juga menyampaikan aspirasi dari Provinsi Bengkulu, termasuk keinginan daerah tersebut untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) di masa mendatang. Destita menilai Bengkulu memiliki potensi untuk bersinergi dengan daerah lain seperti Lampung dalam penyelenggaraan event olahraga nasional.

“Kami sangat berminat untuk menjadi tuan rumah PON selanjutnya. Jika memungkinkan, Bengkulu dapat dipertimbangkan, baik dalam waktu dekat maupun periode berikutnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Senator Destita Terima Penghargaan Perempuan Inspiratif Indonesia 2025 Berkat Dedikasi Pemberdayaan Masyarakat

Selain itu, Destita menyoroti pentingnya pembinaan olahraga sejak usia dini melalui kompetisi rutin di tingkat sekolah dan klub. Ia menilai kegiatan olahraga yang masif dapat menjadi solusi dalam membentuk karakter generasi muda di tengah tantangan era digital.

“Kita perlu menghidupkan kembali kompetisi olahraga di kalangan pelajar, agar anak-anak tidak hanya fokus pada gadget, tetapi juga aktif secara fisik dan sosial,” jelasnya.

Tak hanya itu, Destita juga menekankan pentingnya pemerataan sarana dan prasarana olahraga serta sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, khususnya di Bengkulu, agar pembinaan atlet dapat berjalan optimal hingga ke level nasional dan internasional seperti PON dan SEA Games.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Provinsi Bengkulu itu turut menyampaikan aspirasi khusus terkait cabang olahraga catur di daerah. Di antaranya kebutuhan dukungan transportasi, akomodasi, dan perlengkapan bagi atlet yang akan bertanding di Palembang, peningkatan kompetisi internal, serta penyediaan fasilitas latihan yang representatif.

Baca Juga:  Senator Destita Tekankan Penguatan Tata Ruang Berkeadilan dalam Diseminasi Keputusan DPD RI Terkait UU Cipta Kerja

Selain itu, Apoteker lulusan Universitas Indonesia itu juga mendorong adanya sinergi dengan lembaga pendidikan untuk menjaring bibit atlet muda, serta peran lebih aktif Dinas Pemuda dan Olahraga dalam mendukung pembinaan olahraga catur di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Wakil I Ketua Umum KONI Pusat, Suwarno, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa KONI terus berupaya memperkuat sistem pembinaan olahraga nasional secara terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik aspirasi dari DPD RI, khususnya terkait penguatan pembinaan atlet dan pemerataan fasilitas olahraga di daerah. KONI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, termasuk membuka peluang bagi daerah yang siap menjadi tuan rumah PON,” ujar Suwarno.

Lebih lanjut, KONI mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas olahraga untuk memperkuat pembinaan atlet, termasuk di cabang olahraga catur yang dinilai memiliki potensi besar dalam mengharumkan nama bangsa.

Dalam masa sidang II tahun 2025–2026, Komite III DPD RI juga mencatat sejumlah temuan di bidang kepemudaan dan olahraga, antara lain masih minimnya wadah pembinaan pemuda di desa, terbatasnya dukungan terhadap cabang olahraga prestasi seperti catur, serta keterbatasan akses pendanaan bagi pemuda.

Baca Juga:  Senator Destita Tinjau Program Sosial di Bengkulu

Sebagai tindak lanjut, DPD RI merekomendasikan penguatan program pembinaan pemuda berbasis desa, peningkatan dukungan anggaran untuk olahraga prestasi, serta perluasan akses pembiayaan dan kemitraan strategis guna mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari daerah.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]