Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mempercantik kawasan wisata pesisir melalui kegiatan pemeliharaan Program Gerakan Menanam 10 Ribu Pohon Kelapa (GEMPALA).
Sebagai upaya memastikan keberlanjutan program tersebut, seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pimpinan instansi di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu diinstruksikan untuk mengikuti kegiatan gotong royong pemeliharaan lingkungan yang akan dilaksanakan pada Jumat (5/6/2026) mulai pukul 07.00 WIB.
Kegiatan dipusatkan di sepanjang kawasan Pantai Panjang Bengkulu, tepatnya pada kavling binaan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah ditetapkan dalam program GEMPALA.
Instruksi ini berlaku bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Bengkulu, mulai dari Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, Kepala OPD, Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) seperti RSHD, RSTG, PDAM, dan BLUD Samisake.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan seluruh Kepala Bagian, Camat, Lurah, Kepala Sekolah SD dan SMP, Kepala Puskesmas, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.
Untuk mendukung efektivitas pemeliharaan, setiap instansi dan peserta diwajibkan membawa perlengkapan gotong royong, alat pertanian, pupuk, serta bibit kelapa pengganti (sulam) guna mengganti tanaman yang tidak tumbuh atau mengalami kerusakan.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa pemeliharaan secara berkala merupakan faktor penting dalam memastikan keberhasilan Program GEMPALA sehingga pohon kelapa yang telah ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat.
“Program GEMPALA bukan sekadar kegiatan seremonial menanam pohon lalu ditinggalkan. Saat ini kita mulai melihat hasilnya, bahkan beberapa pohon kelapa yang ditanam sudah mulai berbuah. Karena itu, seluruh OPD harus bertanggung jawab terhadap kavling binaannya masing-masing dengan melakukan pembersihan, pemupukan, serta penyulaman terhadap pohon yang mati. Ini adalah kerja bersama untuk masa depan pariwisata dan kelestarian ikon pesisir Kota Bengkulu yang kita cintai,” tegas Dedy Wahyudi, Kamis (4/6/2026).
Melalui kegiatan pemeliharaan ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap kawasan Pantai Panjang semakin hijau, bersih, dan asri, sehingga mampu menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan bagi wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus memperkuat identitas Kota Bengkulu sebagai kota pesisir yang peduli lingkungan.







