Bengkulu — Rendra Ginting, SP dikukuhkan sebagai Ketua Aliansi Serikat Buruh dan Pekerja Provinsi Bengkulu periode 2026-2031. Pengukuhan berlangsung di Latansa Hotel Kota Bengkulu, Rabu (19/8/2026), dan menjadi momentum penyatuan 15 serikat buruh dan pekerja di Bengkulu.
Aliansi tersebut dibentuk untuk memperkuat perjuangan terhadap hak dan kesejahteraan pekerja sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah dan dunia usaha. Kehadiran aliansi diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis di Provinsi Bengkulu.
Dukungan terhadap pembentukan aliansi disampaikan Dewan Pembina HIPMI Provinsi Bengkulu, Emil Reza. Ia menyatakan dunia usaha menyambut baik kehadiran aliansi yang menghimpun 15 serikat buruh dan pekerja tersebut.
“Kami menyambut dengan sangat baik aliansi serikat pekerja ini. Kami siap menjadi partner kerja bersama pemerintah, baik pemerintah provinsi maupun kota, untuk ikut mensejahterakan teman-teman yang tergabung dalam aliansi serikat pekerja,” ujar Emil.
Emil juga menyampaikan ucapan selamat kepada Rendra Ginting beserta jajaran pengurus yang telah dikukuhkan. Menurutnya, sinergi antara serikat pekerja, pemerintah dan dunia usaha penting untuk membangun iklim hubungan industrial yang saling mendukung.
Dalam pengukuhan tersebut turut dibacakan susunan pengurus Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Provinsi Bengkulu. Rendra Ginting, SP sebagai ketua, Muhammad Taufik sebagai Wakil Ketua I, Muhammad Yusuf, AMD sebagai Wakil Ketua II, Zainal Abidin Tuatui, S.SD., MH sebagai Wakil Ketua III, Muhammad Ade Apriyansa, SH sebagai sekretaris, dan Damai Doni Tarigan, SH sebagai bendahara.
Keberadaan aliansi ini diharapkan memperkuat koordinasi 15 serikat pekerja dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah dan DPRD. Salah satu agenda yang didorong meliputi peningkatan upah minimum provinsi (UMP), perlindungan BPJS dan Jamsostek, serta perluasan peluang kerja bagi anggota di Provinsi Bengkulu.
Aliansi juga diharapkan dapat membangun komunikasi yang konstruktif dengan HIPMI dan dunia usaha. Dengan sinergi tersebut, kepentingan pekerja dan kebutuhan dunia usaha diharapkan dapat berjalan beriringan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Bengkulu.







