Bengkulu – Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno (FAS) Bengkulu mengusulkan pembukaan Program Studi (Prodi) Psikologi dalam audiensi bersama Anggota DPD RI/MPR RI, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., Jumat (7/8/2026). Prodi tersebut dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk memenuhi kebutuhan tenaga psikolog di Provinsi Bengkulu.
Audiensi di ruang rektorat dipimpin Rektor UIN FAS Bengkulu, Dr. KH. Khairuddin, M.Ag., didampingi jajaran wakil rektor dan ketua program studi. Dalam pertemuan itu, pihak kampus memaparkan berbagai program pengembangan pasca transformasi dari IAIN menjadi universitas, termasuk rencana pembukaan program studi baru.
Rektor Khairuddin mengatakan UIN Fatmawati Sukarno membutuhkan dukungan dan kemitraan dari berbagai pihak agar pengembangan kampus dapat berjalan lebih cepat. Menurutnya, kolaborasi dengan para wakil rakyat sangat penting untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan strategis kampus.
“Kami ingin UIN Fatmawati Sukarno benar-benar menjadi milik masyarakat Bengkulu, bukan milik rektor atau pimpinan kampus. UIN harus menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Bengkulu,” ujarnya.
Ia menjelaskan UIN Fatmawati Sukarno merupakan salah satu dari dua perguruan tinggi negeri di Bengkulu. Sebagai universitas yang masih relatif muda, kampus masih terus berbenah dengan menyiapkan berbagai program pengembangan jangka pendek maupun jangka panjang.
Saat ini UIN FAS memiliki empat fakultas dan terus mendorong penambahan program studi yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Salah satu yang diusulkan adalah Prodi Psikologi karena dinilai memiliki prospek yang besar.
Khairuddin mengungkapkan potensi peminat Prodi Psikologi diperkirakan dapat mencapai sekitar 200 mahasiswa. Sementara itu, jumlah psikolog yang tersedia di Bengkulu saat ini diperkirakan baru berkisar 50 orang sehingga kebutuhan tenaga profesional di bidang tersebut masih sangat tinggi.
Senator Destita Khairilisani menyambut baik usulan pembukaan Prodi Psikologi tersebut. Menurutnya, keberadaan program studi itu akan memperkuat ketersediaan sumber daya manusia di bidang kesehatan mental sekaligus memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat Bengkulu.
Destita menyatakan siap mengawal proses pembukaan Prodi Psikologi dengan menelusuri surat usulan yang telah diajukan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Ia berharap proses administrasi dapat dipercepat sehingga program studi tersebut segera memperoleh izin untuk dibuka.
“Nanti akan kami telusuri surat usulannya di Kemdiktisaintek. Kita akan dorong agar prosesnya bisa dipercepat sehingga masyarakat Bengkulu segera memiliki akses terhadap Prodi Psikologi di UIN Fatmawati Sukarno,” kata Destita.







