Minggu, Juli 26, 2026
Beranda Kota Bengkulu Kebakaran SMPN 19, Pemkot Bengkulu Pastikan KBM Tetap Berjalan Usai Kebakaran

Kebakaran SMPN 19, Pemkot Bengkulu Pastikan KBM Tetap Berjalan Usai Kebakaran

0
5

Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu tetap berlangsung normal meski sekolah tersebut dilanda kebakaran yang menghanguskan tujuh ruangan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan pihak sekolah telah diminta segera melakukan pengaturan penggunaan ruang kelas agar proses pembelajaran tidak terganggu. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh siswa tetap memperoleh hak belajar pasca musibah.

“Meski bangunan terjadi kebakaran, proses pembelajaran tetap dilakukan seperti biasa dan kami minta pihak sekolah untuk mengatur sehingga para siswa tetap bisa menerima pelajaran,” ujar Ilham Putra, Sabtu (25/7/2026).

Kebakaran menghanguskan enam ruang kelas dan satu gudang milik SMPN 19 Kota Bengkulu. Beruntung, insiden terjadi setelah seluruh aktivitas belajar mengajar selesai sehingga tidak ada korban jiwa maupun siswa yang berada di lokasi saat kejadian.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu saat ini masih melakukan pendataan terhadap kerusakan fasilitas sekolah dan kebutuhan sarana belajar yang terdampak. Sementara itu, besaran kerugian materiil akibat kebakaran juga masih dalam proses penghitungan.

Baca Juga:  Pemkot Bengkulu Tata Taman Smart City, Hadirkan Air Mancur dan Playground Mini

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengatakan dugaan sementara kebakaran dipicu percikan api dari aktivitas pembakaran di luar lingkungan sekolah. Percikan api yang terbawa angin kemudian menyambar bagian bangunan hingga api dengan cepat membesar.

“Kami menerima laporan kemudian langsung melokalisir area dan berjibaku memadamkan api. Dugaan sementara api disebabkan adanya pembakaran yang dilakukan di luar sekolah, sehingga menimbulkan bunga api yang kemudian menyambar bangunan,” ujar Yuliansyah.

Ia menjelaskan, kondisi angin kencang membuat api dengan cepat menyebar setelah menyambar plafon bangunan yang berbahan mudah terbakar. Petugas Damkar yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman dan melokalisir titik api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.

Pemkot Bengkulu mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat cuaca ekstrem disertai angin kencang. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran agar dapat ditangani dengan cepat.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]