Bengkulu – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno menyalurkan bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada sanggar budaya tari di Kota Bengkulu, Rabu (8/7/2026). Bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian seni dan budaya daerah.
General Manager InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno, Trisna Wijaya, mengatakan bantuan yang diberikan kepada sanggar budaya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan kegiatan seni dan budaya di Bengkulu. Menurutnya, pelestarian budaya daerah membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Bantuan yang diserahkan secara simbolis kepada Sanggar Seni Malabero dan Sanggar Seni Insan Lawang Budaya hari ini merupakan implementasi dari program TJSL Injourney Airports Community Upskilling For Aviation 2026 serta bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pelestarian kebudayaan daerah,” ujar Trisna.
Ia menyampaikan, melalui program TJSL tersebut perusahaan berupaya hadir di tengah masyarakat dengan memberikan dukungan terhadap kegiatan yang memiliki nilai sosial dan budaya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para pelaku seni dalam mengembangkan kreativitas serta menjaga warisan budaya daerah.
“Bandara Fatmawati Soekarno senantiasa berkomitmen untuk hadir di tengah-tengah masyarakat melalui berbagai program CSR guna melestarikan kebudayaan asli Bengkulu dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” tutur Trisna.
Penerima bantuan, Retno Ayu (31), menjelaskan terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh sanggar seni untuk mendapatkan bantuan TJSL dari InJourney Airports. Persyaratan tersebut meliputi legalitas sanggar, akta notaris, pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM, serta melampirkan kartu keluarga seluruh anggota sanggar.
Selain itu, anggota sanggar yang didaftarkan tidak boleh berasal dari satu keluarga dan sanggar harus berdomisili di Kota Bengkulu. Sanggar penerima bantuan juga harus memiliki rekam jejak yang baik dalam bidang kesenian serta aktif menjalankan kegiatan budaya.
Retno mengatakan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dana, tetapi juga perlengkapan pendukung kegiatan seni. Bantuan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan langsung oleh sanggar untuk menunjang berbagai aktivitas dan pertunjukan budaya.
“Selain uang, nanti bantuannya juga berupa barang, seperti alat musik dol, gendang, speaker, dan sound system. Pokoknya yang diberikan masih dalam lingkup kesenian, kalau yang lain tidak boleh,” ujar Retno saat diwawancarai.
Melalui Program TJSL ini, InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Fatmawati Soekarno berharap bantuan yang disalurkan dapat memperkuat keberlangsungan sanggar budaya di Bengkulu. Program tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya lokal sekaligus pengembangan potensi seni daerah.
InJourney Airports mengajak pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam mendukung perkembangan seni dan budaya Bengkulu. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga budaya daerah sebagai identitas sekaligus mendukung sektor pariwisata di Provinsi Bengkulu.







