Bengkulu – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu menegaskan bahwa proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tidak mewajibkan legalisir Kartu Keluarga (KK) maupun Akta Kelahiran. Orang tua cukup menunjukkan dokumen asli saat melakukan pendaftaran.
Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan masyarakat tidak perlu lagi mengantre di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) hanya untuk memperoleh cap legalisir dokumen kependudukan.
“Persyaratan SPMB di Kota Bengkulu tidak perlu menyertakan legalisir Kartu Keluarga maupun Akta Kelahiran. Cukup menunjukkan KK asli dan Akta Kelahiran asli kepada panitia pendaftaran,” ujar Ilham, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil setelah Disdikbud melihat tingginya antrean masyarakat di kantor Disdukcapil dalam beberapa hari terakhir. Banyak orang tua mengurus legalisir secara bersamaan sehingga memadati pelayanan dan menghambat administrasi kependudukan lainnya.
Melalui kebijakan ini, Disdikbud Kota Bengkulu berharap pelaksanaan SPMB tahun 2026 dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan tidak membebani masyarakat. Seluruh panitia SPMB di setiap sekolah juga telah diinstruksikan untuk menerima berkas pendaftaran dengan dokumen asli tanpa meminta salinan yang telah dilegalisir.

Berita Terbaru
Jepang Perketat Syarat Izin Tinggal, Skrining TBC Jadi Kewajiban WNI
160 Mitra Dapur MBG Bengkulu Protes Kebijakan BGN, Siapkan Aksi 10 November Jika Tak Dipenuhi
Astronom Temukan Planet Diduga Kaya Karbon di Angkasa, Dijuluki Planet Berlian
25 Atlet Seluma Ikuti POPDA Bengkulu 2026, Turun di Lima Cabor
Desa Bukit Peninjauan II Dinilai sebagai Percontohan Desa Antikorupsi 2026
Baznas Bengkulu Salurkan Kursi Roda untuk Lansia 58 Tahun di Seluma