Korban Tewas di Kepahiang Rupanya Perempuan Musi Rawas, Sudah Hilang Sepekan

0
6

Kepahiang – Warga dan pengendara yang melintas di jalan lintas Kepahiang–Bengkulu sempat digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di tepi jurang kawasan Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan diduga telah meninggal lebih dari satu hari sebelum ditemukan.

Setelah dilakukan proses identifikasi oleh keluarga dan aparat kepolisian, korban diketahui bernama Sopiah (22), warga Dusun III Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas. Identitas korban dipastikan setelah keluarga mencocokkan pakaian dan ciri-ciri fisik korban di RSUD Kepahiang.

Penemuan jasad tersebut bermula ketika seorang pengendara mencium aroma tidak sedap dari arah tumpukan sampah di tepi jurang. Saat didekati, pengendara itu menemukan tubuh seorang perempuan yang sudah tidak bernyawa dengan kondisi mulai membusuk dan dikerumuni lalat. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada warga sekitar dan pihak kepolisian.

Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kepahiang guna pemeriksaan awal sebelum dilakukan proses identifikasi oleh keluarga.

Direktur RSUD Kepahiang dr. Febi Nursanda menjelaskan, pihak keluarga datang bersama aparat kepolisian pada Selasa (10/3/2026) malam untuk memastikan identitas korban. Dari hasil pemeriksaan awal di kamar mayat, diketahui korban sedang mengandung, namun janin di dalam kandungannya juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sebelumnya, keluarga telah melaporkan korban hilang ke Polsek Muara Lakitan setelah Sopiah tidak kembali ke rumah sejak Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat meninggalkan rumah, korban diketahui mengenakan kaos ungu dan celana panjang hitam serta membawa telepon genggam, yang kemudian sesuai dengan kondisi pakaian saat korban ditemukan.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke Kota Bengkulu untuk menjalani proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi dan penyebab kejadian tersebut.