Seluma – Bupati Seluma Teddy Rahman, S.E., M.M. menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan Jembatan Selebar Simpang di Desa Simpang, Kecamatan Seluma Utara. Janji itu disampaikan menyusul musibah yang menimpa warga setempat, Ibu Sina (60), yang meninggal dunia setelah terseret arus sungai pada Rabu sore (15/10/2025).
Bupati menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menyebut sungai yang menjadi tempat kejadian itu merupakan jalur penting yang setiap hari dilalui warga untuk beraktivitas. Kondisi tersebut, kata Teddy, sudah lama menjadi perhatian pemerintah daerah.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Selebar Simpang sebenarnya telah masuk dalam anggaran APBD Kabupaten Seluma tahun 2023. Namun, sebelum proses lelang dilakukan, proyek tersebut diambil alih oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Bengkulu atas arahan langsung dari Menteri PUPR.
Menurut Teddy, pemerintah daerah telah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi termasuk hibah lahan dari warga, namun hingga kini pembangunan belum terlaksana karena terkendala prioritas anggaran dari pemerintah pusat.
Berdasarkan informasi terakhir, Balai Wilayah Bengkulu sempat merencanakan empat kegiatan infrastruktur di Kabupaten Seluma pada tahun 2025. Dari empat kegiatan tersebut, tiga proyek berupa pembangunan jalan dan satu proyek pembangunan Jembatan Selebar Simpang. Namun karena keterbatasan waktu dan efisiensi anggaran, hanya satu proyek yang dapat dijalankan lebih dahulu, yakni pembangunan jalan hotmix Tanah Abang–Rawa Indah di Kecamatan Ilir Talo.
Bupati Teddy menyadari penundaan proyek jembatan tersebut menimbulkan kekecewaan di masyarakat. Namun ia menegaskan, pemerintah daerah tidak pernah berhenti berkoordinasi dan mendorong agar pembangunan jembatan itu menjadi prioritas nasional.
Ia menilai jembatan tersebut sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan aktivitas warga Desa Simpang. Pemerintah daerah, katanya, akan terus berupaya agar proyek ini segera direalisasikan.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan percaya bahwa pemerintah daerah akan terus memperjuangkan kebutuhan warga. Ia berharap doa bersama seluruh masyarakat dapat mempercepat terwujudnya pembangunan jembatan yang sudah lama dinantikan itu.







