Bengkulu – Tim Penggerak PKK Provinsi Bengkulu memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK melalui Rapat Koordinasi Teknis PKK se-Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung terwujudnya Bengkulu yang maju, religius, sejahtera, dan berkelanjutan.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan peran penting ibu-ibu sebagai ujung tombak pembangunan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, keluarga yang kuat akan menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial.
Helmi juga menyoroti pentingnya ketahanan pangan dan penguatan ekonomi rumah tangga sebagai prioritas utama. Ia mendorong keluarga, khususnya para ibu, memanfaatkan pekarangan rumah untuk mendukung kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Khairunnisa Helmi menjelaskan Rakortek ini menjadi tindak lanjut dari arahan PKK Pusat. Fokus utama pembahasan meliputi kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, digitalisasi, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
Menurut Khairunnisa, pembinaan 10 Program Pokok PKK bertujuan meningkatkan kapasitas kader hingga tingkat desa dan kelurahan. Program tersebut mencakup berbagai sektor mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan, koperasi, hingga lingkungan hidup.
Ia menegaskan pemberdayaan keluarga menjadi tujuan utama dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera. PKK diharapkan terus menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga di seluruh wilayah Bengkulu.
Rakortek PKK se-Provinsi Bengkulu Tahun 2026 diikuti sekitar 150 peserta dari TP PKK provinsi serta kabupaten dan kota. Kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi seluruh kader PKK dalam menjalankan program pembangunan keluarga secara berkelanjutan.







