Rabu, Mei 20, 2026
Beranda Bengkulu Utara Sambut Iduladha 2026, Pemkab Bengkulu Utara Gelar Gerakan Pangan Murah

Sambut Iduladha 2026, Pemkab Bengkulu Utara Gelar Gerakan Pangan Murah

0
15

Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional dan BULOG menggelar Gerakan Pangan Murah menjelang Hari Raya Iduladha 2026, Selasa (19/5/2026).

Program tersebut digelar sebagai langkah stabilisasi pasokan dan menjaga keterjangkauan harga pangan di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Kegiatan dibuka oleh Asisten II Setdakab Bengkulu Utara, Ir. Alfian, M.M., mewakili Bupati Bengkulu Utara. Dalam sambutannya, Alfian mengatakan program itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

“Gerakan Pangan Murah ini kita laksanakan demi memastikan seluruh lapisan masyarakat di Bengkulu Utara bisa mendapatkan akses pangan yang layak, berkualitas, dan dengan harga yang lebih murah dibanding pasar umum,” ujar Alfian.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan panic buying agar stok pangan tetap tersedia merata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam program tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasar, di antaranya minyak goreng Fortune Rp20 ribu per kilogram, beras SPHP Rp58 ribu per 5 kilogram, gula pasir Rp17 ribu per kilogram, bawang merah Rp45 ribu per kilogram, bawang putih Rp30 ribu per kilogram, dan telur ayam lokal Rp54 ribu per karpet.

Baca Juga:  Pemprov Rencanakan Pembangunan Layanan Samsat di Bengkulu Utara

Usai kegiatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara, Sabani, S.H., mendampingi Wakil Bupati Bengkulu Utara, Sumarno bersama Asisten II meninjau fasilitas pembibitan Dinas Tanaman Pangan untuk memastikan kesiapan bibit cabai.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sumarno menegaskan pemerintah daerah juga fokus memperkuat ketahanan pangan dari sektor hulu hingga hilir, terutama untuk mengendalikan inflasi komoditas hortikultura seperti cabai.

“Kita ingin mengedukasi dan mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif. Dengan menanam sendiri di rumah, ketergantungan pasokan dari luar daerah bisa diminimalisir sehingga ketahanan pangan Bengkulu Utara tetap terjaga,” kata Sumarno.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berharap Gerakan Pangan Murah dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan hingga Hari Raya Iduladha 2026.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]