Bengkulu – PT Hutama Karya (HK) mencatat sebanyak 2.340 kendaraan melintasi Tol Bengkulu-Taba Penanjung selama periode libur Idul Adha 1447 Hijriah. Jumlah tersebut meningkat 64,56 persen dibandingkan kondisi lalu lintas pada hari normal.
Peningkatan trafik tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan masa libur panjang untuk melakukan perjalanan ke berbagai wilayah di Provinsi Bengkulu. Tol Bengkulu-Taba Penanjung menjadi salah satu ruas yang mengalami pertumbuhan volume kendaraan cukup signifikan selama periode tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, mengatakan sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola perusahaan juga mengalami peningkatan lalu lintas. Kenaikan tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat selama libur panjang Idul Adha.
“Beberapa ruas tol yang kami kelola menunjukkan kenaikan trafik dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini seiring dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat selama masa libur panjang,” kata Hamdani saat dikonfirmasi di Kota Bengkulu, Minggu.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, PT Hutama Karya memastikan seluruh layanan operasional tetap berjalan maksimal selama masa libur. Pengawasan dilakukan secara berkala guna memastikan kesiapan petugas serta fasilitas pendukung di sepanjang ruas tol.
“Kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lalu lintas dan memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal agar pengguna jalan dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
PT Hutama Karya juga mengimbau para pengguna jalan agar mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum memasuki ruas tol. Pengendara diminta memastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo uang elektronik mencukupi, serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan diingatkan untuk mematuhi seluruh aturan lalu lintas, termasuk batas kecepatan yang berlaku. Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi disarankan memanfaatkan area istirahat yang tersedia dan tidak memaksakan diri untuk terus berkendara.







