Bengkulu – Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu meminta seluruh yayasan dan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera menyelesaikan proses sertifikasi halal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan bagi masyarakat penerima manfaat program.
Permintaan itu disampaikan setelah Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu bersama SPPG Provinsi Bengkulu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta BPOM melakukan monitoring ke sejumlah dapur MBG di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah. Hasil pemantauan menunjukkan masih terdapat dapur yang belum melengkapi sertifikasi halal.
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, menegaskan bahwa sertifikat halal tidak boleh dianggap sebagai persyaratan administratif semata. Menurutnya, sertifikat tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG.
Usin menjelaskan proses sertifikasi halal melibatkan sejumlah lembaga, mulai dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, perguruan tinggi keagamaan seperti Universitas Islam Negeri, hingga Majelis Ulama Indonesia dan lembaga pendamping halal lainnya. Karena itu, pengelola dapur MBG diminta segera memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.
“Keberadaan sertifikat halal merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap SPPG. Prosesnya memang melibatkan sejumlah lembaga, mulai dari BPJPH, perguruan tinggi keagamaan seperti UIN, MUI, hingga lembaga pendamping halal lainnya,” kata Usin, Kamis (21/5/2026).
Ia mengungkapkan DPRD telah merekomendasikan agar seluruh pengelola dapur MBG mempercepat pengurusan sertifikasi halal. Upaya tersebut dinilai penting untuk menghindari munculnya keraguan di tengah masyarakat, khususnya para orang tua siswa yang menerima manfaat program MBG.
Menurut Usin, kepastian kehalalan makanan menjadi salah satu aspek yang tidak dapat diabaikan dalam pelaksanaan program pemerintah. Dengan sertifikasi halal yang lengkap, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.







