BENGKULU TENGAH – Festival Literasi Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2026 resmi berakhir pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkulu Tengah tersebut menjadi upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan budaya baca dan literasi masyarakat.
Penutupan festival dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Bengkulu Tengah, Sugeng Oswari, di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkulu Tengah.
Pada kesempatan tersebut, panitia menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sejumlah lomba yang digelar selama festival berlangsung, meliputi lomba mars perpustakaan, lomba perpustakaan desa, dan lomba bertutur. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai desa dan kalangan masyarakat sebagai bentuk partisipasi dalam pengembangan literasi daerah.
Sugeng Oswari menyampaikan apresiasi kepada para peserta dan pemenang yang telah menunjukkan kreativitas serta komitmen dalam mendukung gerakan literasi. Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya membaca dan meningkatkan pengetahuan.
“Selamat kepada para pemenang yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong tumbuhnya semangat literasi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkulu Tengah yang telah menyelenggarakan Festival Literasi 2026 sehingga mampu menghadirkan ruang edukasi sekaligus meningkatkan peran perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat.
Melalui festival ini, pemerintah daerah berharap budaya membaca, menulis, dan belajar sepanjang hayat semakin berkembang di tengah masyarakat. Penguatan literasi dinilai penting sebagai fondasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di berbagai bidang.
Festival Literasi Tahun 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Bengkulu Tengah yang mengusung tema “Bergerak, Berdampak dan Berbinar”. Melalui kegiatan tersebut, semangat literasi diharapkan terus tumbuh seiring dengan upaya pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.







