Bengkulu – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu bersama Universitas Bengkulu menggelar kuliah umum bagi mahasiswa S1 Farmasi dan Kimia pada Selasa (19/5/2026) di Gedung Layanan Terpadu Universitas Bengkulu. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kerja sama antara Balai POM dan Universitas Bengkulu dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran generasi muda terkait pengawasan obat dan makanan.
Kuliah umum menghadirkan dua narasumber dengan materi seputar pengawasan obat dan kosmetik di masyarakat. Kepala Balai POM di Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt, menyampaikan materi bertajuk “Pengawasan Obat Ilegal dan Palsu: Peran Ilmu Farmasi dan Kimia dalam Perlindungan Masyarakat”.
Dalam pemaparannya, Kodon menjelaskan bahwa peredaran obat ilegal dan palsu masih menjadi tantangan serius yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Karena itu, peran tenaga farmasi dan bidang ilmu kimia dinilai sangat penting dalam mendukung pengawasan, pengujian, edukasi, serta pencegahan peredaran produk yang tidak memenuhi ketentuan.
Mahasiswa juga diajak memahami pentingnya menjadi agen edukasi di lingkungan sekitar dengan meningkatkan literasi masyarakat terkait cara memilih dan menggunakan obat yang aman, bermutu, dan legal. Selain itu, mahasiswa diingatkan untuk memanfaatkan aplikasi resmi BPOM dalam mengecek izin edar produk sebagai langkah perlindungan diri dan keluarga.
Pada sesi kedua, Prof. Agustin Zarkani, Sp.M.Si., Ph.D menyampaikan materi mengenai “Peran Mahasiswa dan Sivitas Akademika Lainnya dalam Membangun Kesadaran Penggunaan Obat dan Kosmetik yang Aman dan Legal”.
Ia menekankan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam membangun budaya kritis dan kepedulian terhadap keamanan produk obat dan kosmetik. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan melalui kegiatan edukasi, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa yang aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait pengawasan obat serta kosmetik. Melalui kegiatan tersebut, Balai POM di Bengkulu dan Universitas Bengkulu berharap sinergi dalam edukasi pengawasan obat dan makanan dapat terus diperkuat demi mewujudkan masyarakat yang cerdas dan sadar akan pentingnya penggunaan produk yang aman, bermutu, dan legal.

Berita Terbaru
Pemprov Bengkulu Tingkatkan Kompetensi Bendahara KDKMP Perkuat Tata Kelola Koperasi Desa
Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Anggota Forum Wartawan Ekonomi Bengkulu Akhirnya Punya Tabungan Hari Tua
Akademisi: Meta Harus Bertanggung Jawab atas Informasi AI dan Penghapusan Konten Karhutla
Agraria Harus Beri Kepastian Hukum dan Keadilan, Ombudsman RI Tekankan Sinergi Lintas Lembaga
Dari Polres Lebong untuk Masa Depan, Kapolda Bengkulu Tancapkan Semangat Green Policing
Jumat Keliling Kapolda Bengkulu Jadi Momentum Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian kepada Masyarakat Lebong