Kamis, Agustus 20, 2026
Beranda Seluma TPID Seluma Diminta Tak Sekadar Pantau Harga, Harus Ada Aksi Nyata

TPID Seluma Diminta Tak Sekadar Pantau Harga, Harus Ada Aksi Nyata

0
4

SELUMA — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Seluma diminta tidak hanya memantau pergerakan harga, tetapi mampu mendeteksi sumber tekanan inflasi dan mengambil langkah antisipasi secara cepat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, saat membuka High Level Meeting Capacity Building TPID Kabupaten Seluma Tahun 2026 di Aula BKD Kabupaten Seluma, Kamis (20/8/2026). Ia menekankan pengendalian inflasi harus diarahkan pada pola kerja yang konkret dan menghasilkan tindakan nyata di lapangan.

Menurut Gustianto, pengendalian inflasi bukan hanya menjadi tugas pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan dan koordinasi seluruh pihak. Sinergi, dukungan data yang akurat, respons cepat, serta langkah yang terukur menjadi kunci dalam menghadapi potensi kenaikan harga.

Ia meminta TPID membangun pola kerja yang dimulai dari pemantauan harga dan identifikasi persoalan di lapangan. Setiap persoalan yang ditemukan harus segera dicarikan solusi, dilanjutkan dengan aksi, kemudian dievaluasi untuk melihat dampak dan hasilnya.

Baca Juga:  Pemkab Seluma Gelar Seminar dan Bimtek Dorong Inovasi Daerah

“Pengendalian inflasi harus menjadi tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi, koordinasi, data yang akurat, respons yang cepat, serta aksi nyata dari seluruh pihak,” kata Gustianto.

Panitia pelaksana, Dedi Setiawan, S.E., M.Si, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah. Menurutnya, inflasi yang terkendali memberikan kepastian bagi masyarakat, pelaku usaha, petani, pedagang, dan pemerintah dalam menjalankan aktivitas ekonomi.

Karena itu, TPID Kabupaten Seluma dituntut mampu mengidentifikasi sumber tekanan inflasi sejak dini dan menyiapkan langkah antisipatif. “Mari bangun sinergi yang lebih kuat, bersama kita jaga stabilitas harga, perkuat ketahanan pangan, dan dorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Seluma,” pungkas Gustianto.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]