Kamis, Juni 4, 2026
Beranda Bengkulu Bengkulu Tengah Wabup Bengkulu Tengah Sambut Kunjungan Kakanwil Kemenag Bengkulu, Perkuat Sinergi Program Keagamaan...

Wabup Bengkulu Tengah Sambut Kunjungan Kakanwil Kemenag Bengkulu, Perkuat Sinergi Program Keagamaan dan Lingkungan

0
5

Bengkulu Tengah – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin Latief, S.Ag., M.Si., beserta jajaran di Rumah Dinas Bupati Bengkulu Tengah, Rabu (3/6/2026). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, S.Sos.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Bengkulu Tengah Drs. Tomi Marisi, M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah H. Arsan S. Ibrahim, S.Ag., M.HI., para asisten dan staf ahli bupati, Ketua TP PKK Bengkulu Tengah Dr. Susilo Damarini Rachmat, SKM., MPH., Ketua Dharma Wanita Persatuan Widiawati Marisi, S.H., kepala OPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Usai ramah tamah di Rumah Dinas Bupati, Wakil Bupati bersama Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dan rombongan meninjau lokasi pembangunan Masjid Agung Kabupaten Bengkulu Tengah. Masjid tersebut diproyeksikan menjadi salah satu ikon keagamaan dan pusat kegiatan umat di Kabupaten Bengkulu Tengah.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah. Di lokasi tersebut dilaksanakan silaturahmi dan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama, launching layanan digital, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Gerakan Penanaman Pohon bagi Calon Pengantin (Catin), penyerahan buku nikah, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta sosialisasi pencegahan stunting dan pernikahan dini.

Baca Juga:  Bupati Bengkulu Tengah Tinjau UAS di Sejumlah SD

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah, H. Arsan S. Ibrahim, mengatakan berbagai program yang dijalankan Kementerian Agama bertujuan membangun masyarakat yang sehat, religius, dan peduli lingkungan. Menurutnya, Gerakan Penanaman Pohon bagi Calon Pengantin menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran menjaga lingkungan yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan.

“Gerakan penanaman pohon bagi calon pengantin tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari nilai keagamaan. Program ini juga selaras dengan program Kalamambu yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah,” ujar Arsan.

Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, menyampaikan apresiasi atas berbagai program yang diinisiasi Kementerian Agama karena sejalan dengan visi pembangunan daerah. Ia menegaskan sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar program-program tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tarmizi menjelaskan program penanaman pohon bagi calon pengantin memiliki keselarasan dengan program unggulan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, yakni Kalamambu (Kalamansi dan Bambu). Program tersebut merupakan gerakan pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat ekologis.

Baca Juga:  Desa Abu Sakim Peringati Hari Jadi ke 15

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Saefudin Latief, memberikan pembinaan kepada seluruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Tengah. Ia menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“ASN Kementerian Agama harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Program penguatan ekoteologi, pencegahan stunting, dan pencegahan pernikahan dini harus menjadi gerakan bersama yang memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan lingkungan,” tegas Saefudin.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penanaman pohon Kalamambu dan pelepasan burung oleh para tamu undangan. Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung program ekoteologi yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]