Kamis, Juni 4, 2026
Beranda Seluma Seminar Inovasi Daerah, Erwan Ingatkan OPD Wajib Usulkan Inovasi untuk Wujudkan Program...

Seminar Inovasi Daerah, Erwan Ingatkan OPD Wajib Usulkan Inovasi untuk Wujudkan Program Teddy-Gustianto

0
7

Seluma – Pemerintah Kabupaten Seluma menggelar Seminar Daerah yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah di Gedung Daerah Pemkab Seluma, Rabu (3/6/2026). Kegiatan bertema “Sinergi Peningkatan Indeks Inovasi Daerah untuk Seluma yang Berinovatif” ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam memperkuat budaya inovasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Seluma.

Seminar dihadiri Bupati Seluma Teddy Rahman, S.E., M.M., yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Kabupaten Seluma, Cahyo D. Nenda, S.T., M.Si., Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Seluma, Drs. H. Erwan, M.Si., serta Kepala Bidang Penelitian Balitbang Seluma, Alvin Azhari, M.H. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber konten kreator Wak Demin, Ando Ramadika, M.I.Kom. atau Roy Kiosaki, dan Koordinator Publikasi Pemkab Seluma, Ferry Sandria, M.I.Kom.

Dalam pemaparannya, Kepala Balitbang Seluma, Erwan, menegaskan bahwa inovasi merupakan kebutuhan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, inovasi bukan hanya menciptakan sesuatu yang baru, tetapi menghadirkan solusi yang lebih baik, efektif, dan bermanfaat bagi publik.

Erwan menjelaskan inovasi daerah memiliki landasan hukum yang kuat, mulai dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017, hingga Peraturan Bupati Seluma Nomor 72 Tahun 2022. Regulasi tersebut memberikan ruang sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk terus melakukan pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga:  Musrenbang Seluma Barat Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Menurut Erwan, sasaran utama inovasi daerah adalah meningkatkan mutu pelayanan publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta meningkatkan daya saing daerah. Inovasi dapat berbentuk inovasi tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, inovasi digital berbasis teknologi informasi, maupun inovasi non-digital yang menggunakan metode atau teknologi tepat guna.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan inovasi daerah turut memengaruhi penilaian Indeks Inovasi Daerah oleh Kementerian Dalam Negeri. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari regulasi, sumber daya manusia, dukungan anggaran, kemitraan, pelayanan publik, hingga manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian Balitbang Seluma, Alvin Azhari, menjelaskan bahwa sebuah inovasi harus mengandung unsur pembaruan, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak membebani masyarakat, mudah direplikasi, serta mampu mempermudah tugas aparatur maupun akses pelayanan publik. Karena itu, inovasi tidak harus berupa aplikasi yang rumit, tetapi dapat berupa penyederhanaan proses kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Alvin mengingatkan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma wajib mengusulkan minimal satu inovasi setiap tahun sesuai tugas dan fungsinya. Kewajiban tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian kinerja pimpinan OPD sekaligus mendorong terciptanya budaya inovasi secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Wabup Seluma Buka Sosialisasi GENTING di Talo Kecil: Dorong Peran Masyarakat Cegah Stunting

Mewakili Bupati Seluma, Cahyo D. Nenda menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, dan tim yang telah mendukung terselenggaranya seminar dan bimtek tersebut. Ia menegaskan peran pengelola media sosial dan website pemerintah sangat penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Menurut Cahyo, perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berkualitas mengharuskan pemerintah daerah terus beradaptasi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membangun budaya inovasi di setiap perangkat daerah.

“Inovasi daerah bukan sekadar menciptakan sesuatu yang baru, tetapi menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik yang dihadapi masyarakat. Inovasi menjadi instrumen penting untuk meningkatkan efektivitas pelayanan serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah,” ujarnya.

Dalam sesi seminar, Roy Kiosaki menekankan pentingnya storytelling dan branding dalam membangun identitas desa di era digital. Menurutnya, banyak desa memiliki potensi besar namun belum mampu memperkenalkan keunggulannya secara efektif kepada masyarakat luas.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat lebih mudah mengingat sebuah cerita dibandingkan sekadar data atau fakta. Karena itu, promosi desa tidak cukup hanya menampilkan objek wisata, produk unggulan, atau keindahan alam, tetapi juga harus menghadirkan kisah, sejarah, dan pengalaman yang mampu membangun keterikatan emosional dengan audiens.

Baca Juga:  Pemkab Seluma Libatkan BUMDes Operasikan Pom Migor di Desa Niur

Menurut Roy, storytelling merupakan seni menyampaikan pesan melalui cerita yang mampu membangun emosi, kepercayaan, dan kedekatan dengan masyarakat. Sementara branding desa adalah proses membangun citra dan identitas yang membedakan suatu desa dari desa lainnya sehingga mudah dikenali dan diingat publik.

Selain itu, Koordinator Publikasi Pemkab Seluma, Ferry Sandria, M.I.Kom., memberikan pembekalan mengenai teknik fotografi dan videografi menggunakan telepon pintar untuk mendukung publikasi kegiatan pemerintah. Menurutnya, dokumentasi pemerintahan modern tidak lagi sekadar menjadi bukti kehadiran pejabat dalam sebuah kegiatan, tetapi harus mampu menjadi instrumen keterbukaan informasi publik yang membangun kepercayaan masyarakat.

Usai seminar dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah, kegiatan ditutup langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. Gustianto. Di bawah kepemimpinan Bupati Teddy Rahman, Pemerintah Kabupaten Seluma berkomitmen mendorong lahirnya berbagai inovasi guna meningkatkan daya saing daerah dan mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Seluma berharap lahir generasi muda yang kreatif dan inovatif, sekaligus mendorong terciptanya berbagai terobosan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, daya saing daerah, serta kesejahteraan masyarakat.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]