Sabtu, Mei 30, 2026
Beranda Berita Bengkulu Perkuat Antisipasi Penyebaran Hantavirus

Bengkulu Perkuat Antisipasi Penyebaran Hantavirus

0
6

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat langkah antisipasi dan kewaspadaan dini guna mencegah penyebaran penyakit hantavirus meski hingga saat ini belum ditemukan kasus terkonfirmasi di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman, mengatakan berbagai upaya pencegahan telah dilakukan melalui penguatan koordinasi dengan seluruh dinas kesehatan kabupaten/kota dan puskesmas. Langkah tersebut dilakukan melalui sistem surveilans kesehatan untuk memantau potensi penyakit menular yang berkembang di masyarakat.

“Hasta saat ini Bengkulu belum ada kasus konfirmasi hantavirus, tetapi langkah antisipasi dan kewaspadaan dini tetap dilakukan guna mencegah penyakit tersebut,” kata Yasman di Kota Bengkulu, Jumat.

Menurutnya, melalui sistem pengawasan tersebut setiap laporan penyakit dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganan dapat segera dilakukan apabila ditemukan indikasi yang mengarah pada hantavirus. Selain pengawasan, pemerintah juga terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Yasman menjelaskan, masyarakat diimbau menjaga kebersihan rumah, mengelola sampah dengan baik, serta menutup makanan agar tidak terkontaminasi tikus. Lingkungan yang kotor dan banyaknya sisa makanan, lanjut dia, menjadi faktor yang dapat meningkatkan populasi tikus yang berpotensi membawa berbagai penyakit.

Baca Juga:  Program Kesehatan Gratis Kota Bengkulu 2025 Resmi Diluncurkan

Ia menerangkan bahwa hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui tikus, terutama dari kotoran, urine, maupun air liur hewan pengerat yang mencemari makanan atau benda di sekitar manusia. Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa mekanisme penularan hantavirus berbeda dengan COVID-19.

Yasman mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi informasi mengenai hantavirus, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Menurutnya, kewaspadaan yang tepat jauh lebih penting dibandingkan kepanikan yang berlebihan.

“Waspada sangat dianjurkan, namun jangan panik berlebihan. Penularannya bukan seperti COVID-19. Yang penting masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontaminasi dari tikus,” ujarnya.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu akan terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi secara masif kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman terkait pencegahan hantavirus serta menjaga kondisi kesehatan masyarakat tetap aman.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]