Bengkulu – Anggota DPD RI/MPR RI dapil Bengkulu, apt Destita Khairilisani, S. Farm., MSM., memberikan arahan strategis kepada jajaran Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Bengkulu saat menghadiri apel bersama di lapangan Diskominfotik, Rabu (6/5/2026).
Kedatangan Senator Destita disambut langsung Kepala Diskominfotik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, bersama jajaran pejabat, staf, serta Komisioner KPID Bengkulu. Dalam sambutannya, Nelly menyampaikan apresiasi atas kehadiran Destita yang dinilai memberi motivasi besar bagi seluruh pegawai.
Nelly berharap Senator Destita tidak bosan memberikan masukan, arahan, serta wejangan bagi Diskominfotik Provinsi Bengkulu demi penguatan kinerja pelayanan informasi publik. Ia juga menyampaikan sejumlah aspirasi daerah, terutama perlunya dukungan pusat melalui peran DPD RI untuk menjembatani pemerintah daerah dalam mengakses berbagai program nasional yang dapat mempercepat pembangunan sektor komunikasi dan informasi di Bengkulu.
“Kami berharap Senator Destita terus membersamai Bengkulu, memberi arahan dan membantu menjembatani daerah agar bisa lebih mudah mengakses program-program pusat,” ujar Nelly.
Dalam arahannya, Destita menekankan seluruh pegawai harus memiliki jiwa kepemimpinan, bergerak cepat, berani mengambil peluang, dan menjadikan setiap kesempatan sebagai langkah nyata memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, silaturahmi dan komunikasi langsung dengan berbagai pihak menjadi strategi penting agar aspirasi daerah dapat segera diteruskan ke tingkat nasional. Ia menilai pertemuan bersama Diskominfotik menjadi contoh konkret bagaimana kecepatan komunikasi dapat mempercepat tindak lanjut program.
“Kesempatan yang baik harus diambil secepat mungkin karena belum tentu datang dua kali. Kalau aspirasi cepat sampai ke pusat, maka tindak lanjutnya juga bisa segera berjalan,” tegas Destita.
Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik berbasis fakta, data, dan sumber yang jelas. Menurutnya, Diskominfotik harus menjadi benteng utama dalam melawan hoaks, menyampaikan informasi yang benar, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Destita mengingatkan bahwa setiap informasi yang disampaikan harus dapat dipertanggungjawabkan, tidak ditambah atau dikurangi, serta siap diklarifikasi kapan pun diperlukan.

“Informasi itu harus berdasarkan fakta. Kalau opini, sumbernya harus jelas. Dengan begitu kita tidak menciptakan hoaks atau blunder di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain penguatan internal, Destita mendorong seluruh pegawai Diskominfotik menjadi corong aktif pemerintah dengan ikut menyebarluaskan informasi resmi melalui media sosial pribadi, grup WhatsApp, maupun jejaring sosial lainnya. Menurutnya, ASN memiliki kekuatan besar dalam memperluas distribusi informasi yang valid hingga ke lingkungan masyarakat paling dekat.
Ia juga menilai konten informasi pemerintah tidak harus selalu berfokus pada kegiatan formal, tetapi juga harus rutin menghadirkan materi edukatif seperti literasi digital, anti-hoaks, layanan publik, hingga promosi program pembangunan daerah.
Dalam sektor eksternal, Destita menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi Bengkulu di tingkat pusat, termasuk kebutuhan pembangunan BTS dan penguatan infrastruktur telekomunikasi di sejumlah wilayah yang masih terbatas jaringan komunikasi.
Menurutnya, akses sinyal dan informasi yang merata menjadi salah satu fondasi penting pembangunan daerah.
“Tanpa masukan langsung dari daerah, kami di pusat tidak akan tahu kebutuhan riil masyarakat. Karena itu pertemuan seperti ini sangat penting,” kata Destita.
Ia pun membuka peluang kolaborasi lebih luas antara Diskominfotik Provinsi Bengkulu dengan kanal media sosial pribadinya untuk memperkuat publikasi program pemerintah daerah agar lebih dikenal masyarakat luas.
Menutup arahannya, Destita mengajak seluruh jajaran Diskominfotik terus bekerja dengan niat pengabdian, menjadikan pelayanan informasi sebagai bentuk ibadah dan kontribusi nyata untuk kemajuan Bengkulu.
Dengan sinergi pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat, Destita optimistis Provinsi Bengkulu dapat semakin maju melalui keterbukaan informasi, distribusi komunikasi yang kuat, serta percepatan akses terhadap program-program nasional.







