Jumat, April 10, 2026
Beranda Berita Bupati Bengkulu Utara Kukuhkan Pokja Mangrove, Perkuat Perlindungan Pesisir

Bupati Bengkulu Utara Kukuhkan Pokja Mangrove, Perkuat Perlindungan Pesisir

0
3

Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menunjukkan komitmen serius dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Hal ini ditandai dengan pembukaan Lokakarya Penguatan Kapasitas Kelembagaan Mangrove sekaligus pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Mangrove Kabupaten Bengkulu Utara oleh Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata, SE., M.Ap., di Arga Makmur, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pihak terkait, antara lain Kepala Seksi Penguatan Kelembagaan DAS, Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu, staf BPDAS Ketahun, Kabid Pengelolaan DAS dan Pemberdayaan Masyarakat DLHK Provinsi Bengkulu, akademisi Universitas Bengkulu, penyuluh kehutanan muda DLHK Provinsi Bengkulu, serta kepala perangkat daerah terkait.

Lokakarya ini bertujuan menyatukan visi dan meningkatkan koordinasi antarinstansi dalam pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan di wilayah pesisir Bengkulu Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Arie Septia Adinata menegaskan bahwa keberadaan mangrove memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pelindung pantai dari abrasi, tetapi juga sebagai aset ekonomi dan ekologi bagi masyarakat pesisir.

“Pengukuhan Pokja Mangrove ini merupakan langkah konkret untuk memastikan perlindungan hutan mangrove dilakukan secara terstruktur dan melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah hingga masyarakat lokal,” ujar Arie.

Baca Juga:  Dukungan Polri pada Program 3 Juta Rumah Subsidi Diganjar Penghargaan dari Menteri PKP

Dalam lokakarya tersebut juga dibahas sejumlah poin penting, di antaranya penyusunan kerangka kerja kelembagaan yang lebih kuat dalam melindungi kawasan konservasi, mendorong peran aktif kelompok masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan potensi mangrove secara berkelanjutan, serta mengoptimalkan fungsi hutan mangrove sebagai benteng alami dalam menghadapi ancaman bencana pesisir dan perubahan iklim.

Dengan terbentuknya Pokja Mangrove Kabupaten Bengkulu Utara, diharapkan pengelolaan kawasan pesisir dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung program rehabilitasi mangrove guna mewujudkan lingkungan pesisir yang hijau, lestari, dan bermanfaat bagi generasi mendatang.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]