Rejang Lebong – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (9/4).
Dalam kunjungannya, Gubernur Helmi Hasan turun langsung meninjau rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang, sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban terdampak.
Ketua Ikatan Alumni Universitas Bengkulu ini menegaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama pemerintah kabupaten akan bergerak cepat dalam proses pemulihan, termasuk memastikan rumah warga yang rusak dapat dibangun kembali secara gotong royong.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kita pastikan setiap rumah yang terdampak bencana ini akan dibangun kembali secara gotong royong, bersama pemerintah, masyarakat, dan seluruh pihak terkait,” ujar Helmi Hasan.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa bantuan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah warga. Untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, dialokasikan bantuan sekitar Rp10 juta per unit, sedangkan rumah rusak ringan mendapatkan bantuan sebesar Rp1,5 juta per unit.
“Untuk rumah rusak berat, kebutuhan diperkirakan sekitar Rp10 juta per unit dan mulai disalurkan hari ini untuk proses pembangunan kembali secara gotong royong. Sementara itu, rumah rusak ringan diberikan bantuan Rp1,5 juta per unit,” jelasnya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 31 rumah warga terdampak bencana, terdiri atas 10 rumah rusak berat dan 21 rumah rusak ringan.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan, berdasarkan data dari dashboard kebencanaan BEN-Connect Provinsi Bengkulu, meliputi 100 lembar selimut, 400 paket makanan anak, 62 lembar kasur, 20 unit tenda portabel keluarga, 100 paket sembako, serta bantuan tunai bagi 31 rumah terdampak.

Berita Terbaru
Aset Bank Bengkulu Tumbuh Capai Rp11,522 Triliun, Senator Destita Minta Pemerintah Perkuat Peran Bank Daerah
Polri Tertibkan Debt Collector, Dorong Legalitas Profesi dan Cegah Praktik Premanisme
Polri Ungkap TPPO Modus Perekrutan WNI Jadi Tentara Bayaran di Rusia, Lima Laporan Polisi Ditangani
Program Bantu Rakyat, Pemprov Bengkulu dan Baznas Salurkan Sembako untuk Lansia di Bumi Ayu
Polri Mutasi Tiga Pamen, Kapolres Sukoharjo Berganti di Tengah Proses Pemeriksaan Propam
Wagub Minta ASN dan Kepala OPD Totalitas Bantu Rakyat