
Bengkulu – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Provinsi Bengkulu diperkirakan mencapai puncaknya pada akhir pekan ini, tepatnya 28–29 Maret 2026. Lonjakan penumpang diprediksi terjadi seiring berakhirnya masa cuti bersama dan dimulainya kembali aktivitas kerja serta sekolah pada awal pekan.
General Manager Bandara Fatmawati Soekarno, Muhammad Haekal, menyebut pola pergerakan masyarakat menjadi dasar utama dalam menentukan waktu puncak arus balik. Mayoritas pemudik, kata dia, cenderung memanfaatkan akhir pekan untuk kembali ke kota perantauan.
“Kami memprediksi puncak arus balik terjadi pada Sabtu dan Minggu (28–29 Maret), karena hari Senin aktivitas sudah kembali normal, baik untuk bekerja maupun sekolah,” ujar Haykal, Selasa (24/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara memperkirakan jumlah penumpang harian akan berada di kisaran 2.500 hingga 3.000 orang. Guna mengakomodasi tingginya mobilitas, Bandara Fatmawati Soekarno telah menyiapkan penerbangan tambahan.
“Untuk mengantisipasi peningkatan penumpang, kami menyiagakan extra flight masing-masing satu penerbangan pada tanggal 28 dan 29 Maret,” jelasnya.
Selain penambahan kapasitas penerbangan, pengelola bandara juga memperkuat aspek pelayanan dan keamanan. Sejumlah fasilitas penunjang dioptimalkan, seperti penambahan titik CCTV di area publik serta pengoperasian dua unit mesin X-ray tambahan guna mempercepat proses pemeriksaan penumpang dan barang bawaan.
Koordinasi lintas sektor juga diperketat dengan melibatkan aparat kepolisian dan tim medis untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk kondisi darurat.
“Seluruh fasilitas dan personel pendukung telah kami siapkan sejak awal musim mudik. Ini untuk memastikan penumpang merasa aman, nyaman, dan terlayani dengan baik,” tambah Haykal.
Sebagai gambaran, pada periode arus mudik sebelumnya, Bandara Fatmawati Soekarno sempat mencatat lonjakan tertinggi pada H-2 Lebaran, yakni Kamis (19/3), dengan jumlah penumpang mencapai 3.471 orang. Tren tersebut menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat selama momen Lebaran tahun ini. (***)






