Bengkulu – Volume kendaraan di ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung meningkat signifikan pada periode arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Puncak kepadatan tercatat terjadi pada 23 Maret 2026.
Branch Manager Tol Bengkulu–Taba Penanjung, Ivan Angga Utama, menyebutkan jumlah kendaraan yang melintas pada tanggal tersebut mencapai 5.893 unit atau naik sekitar 283,4 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Menurutnya, lonjakan tersebut menjadi angka tertinggi selama periode arus Lebaran tahun ini. Sementara itu, pada hari ini arus kendaraan masih terpantau padat, namun tetap bergerak lancar.
“Berdasarkan evaluasi sementara, puncak arus balik kemungkinan besar sudah terjadi pada 23 Maret. Untuk hari-hari berikutnya diperkirakan tidak akan melampaui angka tersebut, meski tetap kami monitor secara berkala,” ujarnya.
Ia menambahkan, operasional jalan tol sejauh ini berjalan tanpa hambatan berarti. Kondisi lalu lintas di lapangan dinyatakan aman dan terkendali.
“Tidak ada kendala signifikan, seluruh layanan berjalan normal,” tambahnya.
Terkait tarif, pihak pengelola memastikan belum ada penyesuaian harga pada ruas tol tersebut. Tarif yang berlaku saat ini yakni Golongan I sebesar Rp23.500, Golongan II–III Rp35.500, serta Golongan IV–V Rp45.500.
Pengelola tol juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki gerbang tol serta tetap mematuhi aturan lalu lintas guna menjaga keselamatan selama perjalanan arus balik.







