Jumat, September 4, 2026
Beranda Artikel 6 Tanda Gula Darah Tinggi yang Sering Dianggap Sepele, Jangan Diabaikan

6 Tanda Gula Darah Tinggi yang Sering Dianggap Sepele, Jangan Diabaikan

0
2
Ilustrasi.

Bengkulu — Pernah merasa tubuh terus lelah meski waktu tidur sudah cukup? Atau baru selesai makan, tetapi rasa lapar kembali muncul dalam waktu singkat?

Kondisi tersebut memang bisa disebabkan banyak hal. Namun, jika terjadi berulang dan disertai keluhan lain, tubuh mungkin sedang memberikan sinyal yang perlu diperhatikan, termasuk kemungkinan kadar gula darah yang terlalu tinggi.

Gula darah tinggi atau hiperglikemia kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, kondisi ini sering disebut sebagai masalah kesehatan yang dapat berkembang tanpa disadari.

Jika berlangsung dalam waktu lama dan tidak ditangani, kadar gula darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi. Berikut enam tanda yang patut diwaspadai.

1. Mudah lelah meski cukup tidur

Rasa lelah yang muncul terus-menerus bisa menjadi salah satu tanda gula darah tinggi. Seseorang dapat merasa lemas, kurang bertenaga, hingga sulit berkonsentrasi meskipun sudah mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Hal ini dapat terjadi karena glukosa yang berada dalam aliran darah tidak dapat dimanfaatkan sel tubuh secara optimal sebagai sumber energi. Akibatnya, tubuh tetap terasa kekurangan tenaga meskipun kadar gula dalam darah justru meningkat.

Baca Juga:  Waspadai Kolesterol Jahat: Penyebab, Risiko, dan Obat Penurun Kolesterol

2. Cepat lapar atau terus merasa ingin makan

Sering merasa lapar meski baru saja makan juga perlu diperhatikan. Ketika glukosa tidak dapat masuk ke sel dengan baik, tubuh seolah-olah tidak mendapatkan energi yang cukup.

Kondisi tersebut dapat membuat tubuh mengirimkan sinyal lapar secara terus-menerus. Jika rasa lapar berlebihan terjadi berulang kali tanpa perubahan pola makan yang jelas, pemeriksaan kadar gula darah dapat menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan.

3. Penglihatan menjadi kabur

Gula darah yang tinggi juga dapat memengaruhi penglihatan. Perubahan kadar gula dapat menyebabkan perubahan cairan pada jaringan mata sehingga penglihatan untuk sementara menjadi buram.

Meski dapat membaik ketika kadar gula kembali terkendali, gangguan penglihatan tidak sebaiknya diabaikan. Gula darah tinggi yang berlangsung lama dapat meningkatkan risiko kerusakan pada mata.

4. Mual, muntah, atau sakit perut

Keluhan pada perut, seperti mual, muntah, dan sakit perut, bisa menjadi tanda yang lebih serius, terutama jika muncul bersamaan dengan kadar gula darah yang sangat tinggi.

Baca Juga:  Dari Konsol hingga Ponsel: Menjelajahi Berbagai Genre Game Populer

Salah satu kondisi yang perlu diwaspadai adalah ketoasidosis diabetik (DKA). Kondisi ini terjadi ketika tubuh kekurangan insulin sehingga mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi dan menghasilkan keton dalam jumlah berlebihan.

Jika keluhan tersebut disertai rasa sangat lemas, haus berlebihan, atau perubahan kesadaran, segera cari pertolongan medis.

5. Tiba-tiba bingung atau sulit berkonsentrasi

Perubahan kondisi mental seperti kebingungan, sulit fokus, disorientasi, atau bicara tidak jelas bukanlah gejala yang boleh dianggap sepele.

Pada kadar gula yang sangat tinggi, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan komplikasi serius, termasuk DKA atau hyperosmolar hyperglycemic state (HHS). Keduanya dapat menjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis segera.

Jika perubahan kesadaran terjadi secara tiba-tiba, jangan menunggu gejala membaik dengan sendirinya.

6. Napas berbau seperti buah

Salah satu tanda yang khas pada ketoasidosis diabetik adalah munculnya aroma buah atau manis pada napas. Kondisi ini berkaitan dengan meningkatnya kadar keton dalam tubuh, salah satunya menghasilkan aseton yang dapat tercium melalui napas.

Baca Juga:  Jasa Followers Jadi Pilihan Pelaku Bisnis untuk Membangun Kehadiran di Media Sosial

Aroma napas yang tidak biasa, terutama jika disertai mual, muntah, sakit perut, rasa haus berlebihan, dan kelemahan, perlu mendapat perhatian serius.

Jangan tunggu sampai gejala semakin berat

Keenam tanda tersebut tidak selalu berarti seseorang pasti mengalami gula darah tinggi. Gejala yang sama dapat muncul akibat berbagai kondisi lain sehingga pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Jika mengalami keluhan yang berulang, terutama bila memiliki faktor risiko diabetes, sebaiknya lakukan pemeriksaan kadar gula darah dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Sementara itu, jika muncul tanda darurat seperti kebingungan, muntah terus-menerus, napas tidak normal, sangat lemas, atau penurunan kesadaran, segera cari pertolongan medis.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]