Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan merevitalisasi tujuh SMA dan SMK di sejumlah kabupaten/kota pada 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus mendukung pemerataan fasilitas belajar.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, mengatakan tujuh sekolah yang akan direvitalisasi berada di Kota Bengkulu, Kabupaten Rejang Lebong, Kaur, Mukomuko, Kepahiang, Bengkulu Utara, dan Pulau Enggano. Menurutnya, Enggano menjadi salah satu prioritas sebagai tindak lanjut komitmen Gubernur Bengkulu saat berkunjung ke wilayah tersebut pada 2025.
“Enggano menjadi salah satu prioritas karena tahun lalu Gubernur Bengkulu telah berkomitmen meningkatkan fasilitas pendidikan di wilayah tersebut,” ujar Tejo, Jumat (3/7).
Revitalisasi meliputi rehabilitasi gedung sekolah, pembangunan maupun penambahan ruang guru, serta penyediaan mess guru. Untuk sekolah di Pulau Enggano, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar, sedangkan sekolah di daerah lain memperoleh alokasi sekitar Rp2 miliar.
Tejo menjelaskan, pelaksanaan program dilakukan Dinas PUPR bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu. Sekolah yang diusulkan akan melalui proses evaluasi berdasarkan kondisi bangunan dan tingkat kebutuhan agar bantuan tepat sasaran.
Selain revitalisasi gedung, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga merencanakan perbaikan fasilitas penunjang pada 2027, seperti pembangunan toilet siswa dan guru serta penyediaan tempat ibadah di sekolah yang belum memiliki fasilitas tersebut. Program itu akan dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.







