Bengkulu – Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Dr. Susiyanto, M.Si., menandatangani Kontrak Kinerja Rektor Universitas Muhammadiyah Bengkulu Tahun 2026–2030 di Aula Hasan Dien Kampus IV UMB, Selasa (7/7/2026). Penandatanganan kontrak yang disusun berdasarkan perjanjian dengan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah itu menjadi komitmen UMB dalam mewujudkan target strategis pengembangan universitas selama lima tahun ke depan.
Kontrak kinerja tersebut memuat sejumlah indikator utama yang menjadi arah pembangunan institusi, meliputi penguatan sumber daya manusia, peningkatan mutu kelembagaan, pengembangan kemahasiswaan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, inovasi, tata kelola keuangan, serta implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Pada bidang sumber daya manusia, UMB menargetkan peningkatan jumlah dosen bergelar doktor, guru besar, dosen dengan jabatan akademik yang lebih tinggi, serta dosen yang memiliki sertifikat pendidik. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Di bidang kelembagaan, UMB berkomitmen memperkuat mutu program studi melalui peningkatan akreditasi serta memperluas kerja sama dengan berbagai institusi di dalam maupun luar negeri. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan reputasi universitas di tingkat nasional dan internasional.
Pengembangan kemahasiswaan juga menjadi salah satu fokus utama. UMB menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa baru, memperkuat pembinaan prestasi akademik dan nonakademik, serta memperluas kesempatan mahasiswa mengikuti berbagai program nasional maupun internasional guna mencetak lulusan yang unggul dan kompetitif.
Pada sektor penelitian dan inovasi, universitas berupaya meningkatkan produktivitas riset, publikasi ilmiah bereputasi, perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.
Selain itu, penguatan tata kelola keuangan menjadi bagian penting dalam kontrak kinerja. UMB akan mengoptimalkan pendapatan institusi untuk mendukung investasi berkelanjutan pada pengembangan sumber daya manusia, infrastruktur, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah, UMB juga terus memperkuat implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam seluruh aktivitas kampus. Penguatan budaya akademik Islami, pembinaan sivitas akademika, dan komitmen mempertahankan kawasan kampus bebas rokok menjadi bagian dari strategi membangun lingkungan pendidikan yang religius, sehat, dan berkarakter.
Rektor UMB, Dr. Susiyanto, mengatakan kontrak kinerja tersebut merupakan komitmen bersama seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas institusi. Menurutnya, capaian Akreditasi Unggul menjadi modal penting bagi UMB untuk terus berkembang sebagai perguruan tinggi yang adaptif dan berdaya saing global.
“Kontrak kinerja ini menjadi pedoman sekaligus komitmen kita bersama dalam mewujudkan target-target strategis universitas. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan peningkatan mutu yang berkelanjutan, kami optimistis UMB dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar Dr. Susiyanto.
Melalui kontrak kinerja tersebut, Universitas Muhammadiyah Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, menghasilkan lulusan berdaya saing, serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan nilai-nilai Islam berkemajuan.







