Senin, Mei 18, 2026
Beranda Bengkulu Penyaluran Progresif, Mukomuko dan Bengkulu Utara Jadi Role Model Serapan Dana Desa

Penyaluran Progresif, Mukomuko dan Bengkulu Utara Jadi Role Model Serapan Dana Desa

0
10
Realisasi Dana Desa Bengkulu.

Bengkulu – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu terus mendorong percepatan penyaluran Dana Desa Tahap II Tahun 2026 guna memperkuat pembangunan desa dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu, M Irfan Surya Wardhana, menyampaikan hingga pertengahan Mei 2026 realisasi penyaluran Dana Desa di Provinsi Bengkulu telah mencapai Rp149,56 miliar atau 39,66 persen dari total pagu Rp377,08 miliar yang dialokasikan untuk 1.341 desa.

“Capaian ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, KPPN, dan Kanwil DJPb berjalan semakin baik. Percepatan penyaluran Dana Desa menjadi langkah strategis dalam memastikan program pembangunan desa, ketahanan pangan, serta bantuan sosial dapat segera dirasakan masyarakat,” ujar Irfan, Senin (18/5/2026).

Menurut Irfan, Kabupaten Mukomuko dan Kabupaten Bengkulu Utara menjadi daerah dengan kinerja terbaik dalam penyaluran Dana Desa Tahap II di Provinsi Bengkulu.

Kabupaten Mukomuko tercatat sebagai wilayah tercepat dengan realisasi penyaluran mencapai Rp38,62 miliar atau 90,67 persen. Dari 148 desa, sebanyak 123 desa telah menerima Dana Desa Tahap II senilai Rp19,91 miliar.

Baca Juga:  KPPN Mukomuko Salurkan Dana Desa 2025 Perdana untuk 13 Desa

Sementara itu, Kabupaten Bengkulu Utara menempati posisi kedua dengan total realisasi Rp34,25 miliar atau 55,94 persen, dengan 58 desa telah mencairkan Dana Desa Tahap II sebesar Rp9,54 miliar.

“Mukomuko dan Bengkulu Utara menunjukkan bahwa percepatan administrasi, kesiapan dokumen, serta koordinasi yang baik dapat menghasilkan penyaluran yang optimal. Ini menjadi role model bagi daerah lain di Bengkulu,” tegasnya.

Irfan menambahkan, percepatan ini sangat penting karena Dana Desa memiliki peran besar dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa, pemberdayaan masyarakat, program BLT Desa, hingga sektor produktif berbasis potensi lokal.

Kanwil DJPb Bengkulu juga terus melakukan pendampingan intensif kepada pemerintah daerah yang realisasinya masih rendah agar segera memenuhi persyaratan administrasi dan mempercepat proses penyaluran.

“Kami mengajak seluruh pemerintah kabupaten, aparat desa, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal penyaluran Dana Desa agar tepat waktu, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat desa,” tutup Irfan.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]