Senin, Juni 8, 2026
Beranda Kota Bengkulu Pemulangan Jemaah, Penjemputan Dipusatkan di Asrama Haji

Pemulangan Jemaah, Penjemputan Dipusatkan di Asrama Haji

0
5
Pemerintah Kota Bengkulu memastikan bahwa pihak keluarga tidak diperkenankan melakukan penjemputan langsung terhadap jemaah haji di Bandara Fatmawati Soekarno.

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu telah mematangkan seluruh persiapan terkait proses pemulangan dan penjemputan jemaah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, kepulangan seluruh kelompok terbang (kloter) asal Kota Bengkulu akan berlangsung secara bertahap mulai 5 hingga 9 Juni 2026.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Alex Periansyah, menegaskan bahwa seluruh proses penyambutan jemaah haji akan dipusatkan di Asrama Haji Bengkulu guna menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan para jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci.

Pemerintah Kota Bengkulu juga memastikan bahwa pihak keluarga tidak diperkenankan melakukan penjemputan langsung di Bandara Fatmawati Soekarno. Setelah tiba di bandara, seluruh jemaah akan langsung diberangkatkan menggunakan bus khusus menuju Asrama Haji Bengkulu.

Di lokasi tersebut akan dilaksanakan rangkaian seremonial resmi yang diawali dengan acara pelepasan dan pemulangan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Selanjutnya, akan dilakukan prosesi serah terima jemaah dari panitia dan Pemerintah Provinsi Bengkulu kepada Pemerintah Kota Bengkulu.

Baca Juga:  Pemkot Bengkulu Perluas Jalur Jogging Pantai Panjang, Dorong Wisata dan Sport Tourism

Setelah seluruh administrasi dan dokumen dinyatakan lengkap, Pemerintah Kota Bengkulu akan menyerahkan para jemaah secara resmi kepada keluarga masing-masing untuk dibawa pulang ke rumah.

“Kami meminta kerja sama yang baik dari seluruh lapisan masyarakat, terutama pihak keluarga. Alurnya sudah jelas, dari bandara jemaah langsung dibawa ke asrama haji. Di sana kita lakukan acara pelepasan dan penyerahan resmi ke Pemerintah Kota Bengkulu. Setelah semua prosesi kepemerintahan selesai, barulah kami serahkan jemaah secara tertib kepada keluarga,” ujar Alex, Kamis (4/6/2026).

Untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan di sekitar Asrama Haji Bengkulu, panitia menerapkan sejumlah aturan bagi keluarga yang akan menjemput. Setiap keluarga hanya diperbolehkan membawa satu unit mobil ke area penjemputan yang telah ditentukan.

Selain itu, kendaraan penjemput wajib memasang stiker resmi yang diterbitkan oleh panitia. Kendaraan yang tidak memiliki stiker tidak akan diizinkan memasuki zona penjemputan utama.

“Demi ketertiban bersama dan menghindari overload kendaraan di lokasi, pihak keluarga hanya diperbolehkan membawa satu mobil saja saat penjemputan. Mobil tersebut juga harus ditempeli stiker resmi dari panitia. Aturan ini mutlak demi kenyamanan para jemaah haji kita yang tentu sudah lelah setelah menempuh perjalanan panjang,” tambahnya.

Baca Juga:  Dukcapil Tegaskan Layanan Administrasi Kependudukan Gratis, Jangan Percaya Calo

Pemerintah Kota Bengkulu berharap seluruh masyarakat dapat mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan sehingga proses pemulangan jemaah haji dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.

Sementara itu, di tengah berlangsungnya fase pemulangan jemaah haji gelombang tahun ini, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama istri juga dijadwalkan tiba kembali di Kota Bengkulu pada 8 Juni 2026 dini hari setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Kepulangan para jemaah haji diharapkan menjadi momentum penuh kebahagiaan bagi keluarga sekaligus membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat Kota Bengkulu.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]