Senin, Juni 1, 2026
Beranda Berita Pemprov Bengkulu Matangkan Skema Pemulangan Jemaah Haji, Kloter Pertama Tiba 5 Juni

Pemprov Bengkulu Matangkan Skema Pemulangan Jemaah Haji, Kloter Pertama Tiba 5 Juni

0
4
Jamaah Haji
Jemaah Haji Bengkulu mulai diberangkatkan.

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mematangkan seluruh skema pemulangan jemaah haji asal Bengkulu dari Tanah Suci. Selain memastikan kelancaran transportasi, pemerintah juga menyiapkan sistem penjemputan yang lebih ringkas agar jemaah tidak mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.

Kloter pertama jemaah haji Bengkulu dijadwalkan tiba di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu pada 5 Juni 2026 dini hari. Sebelumnya, para jemaah akan mendarat terlebih dahulu di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, mengatakan seluruh kesiapan mulai dari transportasi, kesehatan hingga pengaturan penjemputan telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama pihak terkait. Pemprov Bengkulu memastikan seluruh tahapan pemulangan berjalan sesuai rencana.

“Alhamdulillah kita sudah melaksanakan rapat persiapan pemulangan jemaah haji Bengkulu dari Jeddah. Untuk kloter pertama Bengkulu atau Kloter 2 Padang diperkirakan tiba di Bandara Internasional Minangkabau tanggal 4 Juni 2026 pukul 23.10 WIB,” ujar Khairil.

Setelah tiba di Padang, para jemaah akan melanjutkan penerbangan menuju Bengkulu menggunakan pesawat yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan Lion Air. Penerbangan lanjutan tersebut dijadwalkan berlangsung pada dini hari.

Baca Juga:  Seluruh Kabupaten/Kota Dapat Alokasi Perbaikan Jalan Tahun Ini

“Insyaallah sekitar pukul 02.00 hingga 02.30 WIB jemaah diberangkatkan dari Padang menuju Bandara Fatmawati Soekarno dan diperkirakan tiba pukul 04.10 WIB tanggal 5 Juni 2026. Untuk pesawatnya juga sudah kita booking,” katanya.

Menurut Khairil, kondisi cuaca menjadi perhatian khusus dalam proses pemulangan tahun ini. Antisipasi terhadap kemungkinan cuaca buruk telah disiapkan mengingat penerbangan dilakukan pada malam hingga dini hari.

“Kita tadi memberi atensi khusus terkait kondisi cuaca karena sekarang musim hujan, terutama penerbangan malam hari. Termasuk antisipasi jika terjadi cuaca buruk, semua sudah kita bahas,” ungkapnya.

Selain transportasi, Pemprov Bengkulu juga memastikan kesiapan tim kesehatan untuk mendampingi jemaah setibanya di Bengkulu. Langkah tersebut dinilai penting karena para jemaah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi hingga transit di Padang sebelum melanjutkan penerbangan ke Bengkulu.

“Kesiapan tim kesehatan juga sudah kita pastikan. Karena perjalanan jemaah cukup panjang dan mereka harus menunggu di Bandara Padang sebelum diterbangkan ke Bengkulu. Insyaallah semua persiapan sudah kita siapkan,” jelas Khairil.

Baca Juga:  Kapolri dan Menhub Tinjau Kesiapan Pengamanan Nataru di JMTC Bekasi

Setibanya di Bengkulu, seluruh jemaah akan diarahkan menuju Asrama Haji Bengkulu menggunakan bus yang telah disediakan. Di lokasi tersebut akan dilakukan proses serah terima kepada pemerintah kabupaten dan kota sebelum jemaah dijemput keluarga.

Khairil menjelaskan sistem penjemputan tahun ini dibuat lebih sederhana dibandingkan tahun sebelumnya. Khusus jemaah asal Kota Bengkulu, setelah proses serah terima di Asrama Haji, keluarga dapat langsung melakukan penjemputan tanpa harus menuju lokasi lain.

“Nanti dari Bandara Fatmawati, jemaah langsung dibawa ke Asrama Haji untuk serah terima kepada pemerintah kabupaten dan kota. Khusus Kota Bengkulu, tahun ini tidak lagi dibawa ke Gedung Merah Putih. Jadi setelah diserahkan, keluarga bisa langsung menjemput di Asrama Haji,” terangnya.

Untuk menjaga ketertiban dan menghindari kepadatan kendaraan, Pemprov Bengkulu juga membatasi jumlah kendaraan penjemput. Setiap pasangan jemaah hanya diperbolehkan dijemput menggunakan satu kendaraan yang telah dilengkapi stiker dan nomor antrean.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]