Selasa, Juli 7, 2026
Beranda Berita Launching BLINC 3.0 Jadi Wadah Promosi Investasi Bengkulu

Launching BLINC 3.0 Jadi Wadah Promosi Investasi Bengkulu

0
15

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat upaya menarik investasi guna mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui penyelenggaraan Bencoolen Investment Challenge (BLINC) 3.0 Tahun 2026 sebagai ajang promosi potensi investasi Bengkulu.

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengajak para investor untuk memanfaatkan berbagai peluang usaha yang tersedia di Bengkulu. Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan kurasi BLINC 3.0 di Aula Merah Putih, Senin (6/7).

Menurut Herwan, investasi memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan daerah melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya menghadirkan iklim investasi yang kondusif bagi pelaku usaha.

“Pemprov Bengkulu memandang investasi sebagai faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menurunkan angka kemiskinan. Bengkulu memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor, seperti perkebunan, pertanian, kelautan, hilirisasi sumber daya alam, pariwisata, serta ekonomi kreatif,” ujar Herwan.

Ia menjelaskan, realisasi investasi Provinsi Bengkulu pada triwulan I tahun 2026 telah mencapai sekitar 41 persen dari target sebesar Rp5,7 triliun. Capaian tersebut menunjukkan tingginya minat investor terhadap peluang usaha yang berkembang di Bengkulu.

Baca Juga:  Gubernur Bengkulu Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh

Herwan menyebut sejumlah sektor masih menjadi tujuan utama investasi, di antaranya perkebunan, pertambangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Berbagai sektor tersebut dinilai memiliki prospek yang menjanjikan serta mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Minat investor cukup tinggi pada sejumlah sektor, di antaranya perkebunan, ekonomi kreatif, pariwisata, serta pertambangan yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Muhamad Irfan Octama, mengatakan BLINC 3.0 diharapkan mampu melahirkan proyek-proyek investasi baru yang bernilai ekonomi tinggi. Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing investasi di Provinsi Bengkulu.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menghasilkan berbagai peluang investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Bengkulu. Dengan meningkatnya investasi, kemajuan pembangunan daerah juga akan semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat,” tutupnya.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]