Bengkulu – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Bengkulu Tahun 2025 digelar di Hotel Grage Horizon, Jumat (29/8) siang.
Acara ini dibuka oleh Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuhana, serta dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Rakorda bertujuan memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam upaya pengendalian inflasi di Provinsi Bengkulu.
Wakil Gubernur Mian menegaskan, kondisi inflasi di Bengkulu masih terkendali berkat penerapan langkah strategis 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
“Kondisi inflasi yang terkendali tentu tidak terlepas dari kerja keras TPID provinsi maupun kabupaten/kota melalui penerapan berbagai langkah strategis 4K,” ujar Mian.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas inflasi.
“Kunci utamanya adalah memperkuat kolaborasi dan sinergi. Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Bengkulu untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama di tingkat daerah,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Mian juga mendorong agar TPID dan TP2DD Bengkulu aktif membangun jejaring dengan daerah lain.
“Kita perlu berjejaring dengan provinsi lain agar pengendalian inflasi di Bengkulu semakin optimal,” tutupnya.

Berita Terbaru
Meutya Hafid Ingatkan AI Jangan Menyeragamkan Keragaman Indonesia
Ulama Ponpes Al-Mukmin Ngruki Ajak Semua Pihak Jaga Kedamaian dan Kondusivitas Masyarakat
Hadiri Hari Bhakti Pendamping Desa di Bengkulu Utara, Ketua Baznas Yulkamra Salurkan 150 Paket Sembako dan 100 Amplop Santunan Dhuafa
Ketua Forum Komunikasi Nusantara Apresiasi Pengungkapan DPO Kasus Penembakan Karyawan PT Freeport Indonesia di Mimika
Ustadz Abdul Somad Kunjungi Bengkulu Utara, Bupati Arie Paparkan Program Pendidikan Gratis dan Santunan Anak Yatim
Madu Ponpes Nurul Qur’an Lebong Dapat Apresiasi Menteri Agama di IES 2026