Bea Cukai Bengkulu Ingatkan Bahaya Konsumsi Rokok Ilegal

0
45
Kepala Perwakilan Kantor Bea Cukai Bengkulu, Koen Rachmanto.
Kepala Perwakilan Kantor Bea Cukai Bengkulu, Koen Rachmanto.

Bengkulu – Kantor Bea Cukai Bengkulu mengingatkan masyarakat akan bahaya mengonsumsi rokok ilegal yang tidak memiliki pita cukai. Rokok ilegal dinilai sangat berisiko terhadap kesehatan karena tidak melalui proses pengawasan dan pemeriksaan resmi. Masyarakat pun diminta untuk lebih waspada dan menghindari rokok ilegal demi menjaga kesehatan.

Kepala Perwakilan Kantor Bea Cukai Bengkulu, Koen Rachmanto, menekankan pentingnya memilih rokok yang legal dan aman. Menurutnya, rokok murah tanpa pita cukai patut dicurigai karena sering kali mengandung bahan-bahan berbahaya yang tidak terdaftar dan tidak lolos pengawasan.

“Rokok legal harus melalui proses perizinan dan pemeriksaan Bea Cukai untuk memastikan keamanan dan kualitasnya. Sementara rokok ilegal tidak memiliki jaminan tersebut, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan,” ujar Koen pada Selasa, 11 Februari 2025.

Bea Cukai Bengkulu menemukan bahwa rokok ilegal sering kali mengandung zat-zat berbahaya seperti formaldehida dan bahan adiktif lainnya. Zat-zat tersebut dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius, seperti gangguan pernapasan, kanker, hingga kerusakan organ dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Pemkot Bengkulu Relokasi Pedagang Pasar Panorama, Boleh Bangun Lapak Sendiri Tanpa Tuntutan Ganti Rugi

“Banyak bahan berbahaya dalam rokok ilegal yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Masyarakat harus lebih cermat dalam memilih rokok yang dikonsumsi,” tambah Koen.

Koen berharap peringatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memilih rokok legal. Selain itu, ia mendorong pemerintah dan lembaga terkait untuk mengambil tindakan tegas dalam memberantas peredaran rokok ilegal di Bengkulu.

“Kami berharap masyarakat hanya membeli rokok yang aman dan legal. Pemerintah juga perlu lebih tegas dalam menindak peredaran rokok ilegal demi melindungi kesehatan masyarakat,” tegasnya.

Reporter/editor : Bisri

\ Get the latest news /