Kamis, Maret 19, 2026
Beranda Kota Bengkulu Pemkot Bengkulu Percepat Pembangunan Kolam Retensi untuk Atasi Banjir

Pemkot Bengkulu Percepat Pembangunan Kolam Retensi untuk Atasi Banjir

0
5
Rapat koordinasi dengan pihak BWS Sumatera VII guna mempercepat realisasi proyek tersebut.

Bengkulu – Permasalahan banjir yang kerap melanda Kota Bengkulu menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Berbagai langkah sudah dilakukan, mulai dari normalisasi drainase, pembangunan sumur resapan, hingga rencana pembangunan kolam retensi.

Harapan besar kini tertuju pada proyek kolam retensi yang digarap Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII. Pemkot Bengkulu menilai, keberadaan kolam retensi dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi dampak banjir, terutama di kawasan rawan genangan.

Kamis (21/8/2025), Pj Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian bersama Plt Asisten III I Made Ardana menggelar rapat koordinasi dengan pihak BWS Sumatera VII guna mempercepat realisasi proyek tersebut.

PPK Pengadaan Tanah BWS Sumatera VII, Syaiful Rizal, menjelaskan bahwa persiapan pembangunan sebenarnya sudah selesai dan siap memasuki tahap pelaksanaan. Namun, proyek sempat tertunda karena terkendala izin alih fungsi lahan sawah.

“Tahap persiapan sudah selesai, tinggal pelaksanaan. Hanya saja kami terkendala aturan baru dari Kementerian Pertanian dan Kementerian Agraria terkait lahan baku sawah. Saat ini kami sedang mengurus izin tersebut,” terang Syaiful.

Ia menargetkan, jika izin segera turun, proses pembebasan lahan bisa rampung tahun ini.

“Kalau tidak ada kendala, insya Allah November atau Desember sudah bisa dilakukan ganti rugi,” tambahnya.

Proyek dua kolam retensi ini akan membebaskan lahan seluas 11,4 hektare yang tersebar di empat kelurahan: Suka Merindu, Tanjung Agung, Tanjung Jaya, dan Sawah Lebar Baru.

Syaiful berharap proyek ini bisa segera terealisasi mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.

“Ini untuk kepentingan umum supaya masyarakat aman dan Kota Bengkulu bebas banjir. Kalaupun banjir masih terjadi, minimal bisa kita kurangi dampaknya,” pungkasnya.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]