Senin, Agustus 31, 2026
Beranda Kota Bengkulu Jago Merah Hanguskan Kantor Lurah Sumur Meleleh

Jago Merah Hanguskan Kantor Lurah Sumur Meleleh

0
7
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kota Bengkulu mengerahkan 10 pos dan 12 armada pemadam.

Bengkulu — Kesigapan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu kembali terlihat dalam menangani kebakaran. Hanya sekitar lima menit setelah menerima laporan, petugas tiba di lokasi kebakaran Kantor Lurah Sumur Melele, Jalan Arraw RT 06/RW 02, Kelurahan Sumur Melele, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Minggu (30/8/2026) malam.

Laporan kebakaran diterima Damkar Kota Bengkulu melalui layanan Bengkulu Siaga 112 sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas dari Pos 3 dan Pos 4 sebagai pos terdekat langsung dikerahkan menuju lokasi, disusul unit dari pos lainnya.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati kobaran api telah membesar dan menghanguskan sekitar setengah bagian bangunan Kantor Lurah Sumur Melele. Kondisi tersebut menjadi tantangan karena bangunan di sekitar kantor lurah berdempetan dengan rumah warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu Yuliansyah, S.E., M.M., yang memimpin langsung penanganan, menginstruksikan personel melakukan lokalisasi api terlebih dahulu. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api merambat dan membakar rumah warga di sekitar lokasi.

“Begitu laporan kami terima, personel dari pos terdekat langsung bergerak. Response time sekitar lima menit, dan karena api sudah membesar serta bangunan di sekitar lokasi cukup berdempetan, prioritas pertama kami adalah melokalisasi rambatan api agar tidak menyebar ke rumah warga,” kata Yuliansyah.

Baca Juga:  Pemkot Bengkulu Pacu Penataan Wisata dan Infrastruktur, Targetkan Ikon Kota Baru 2026

Setelah rambatan api berhasil dikendalikan, petugas memusatkan pemadaman pada sejumlah titik api yang masih menyala. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merambat ke bangunan warga di sekitar lokasi.

Yuliansyah mengapresiasi kesigapan seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut. Menurutnya, koordinasi dan kecepatan bertindak menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama, kecepatan dan kesiapsiagaan personel di lapangan, api berhasil kami atasi sehingga tidak meluas ke rumah-rumah warga. Yang paling utama, seluruh personel selamat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Yuliansyah.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kota Bengkulu mengerahkan 10 pos dan 12 armada pemadam. Armada yang dikerahkan meliputi Pos 1 dengan Armada Ziegler, Kajama, 010 dan Unit Reinkarnasi, Pos 2 Armada 017, Pos 3 Armada Unit Tangki, Pos 4 Armada 07, Pos 5 Armada 012, Pos 6 Armada 09, Pos 7 Armada 015, Pos 8 Armada 014, Pos 9 bergabung dengan Pos 1, serta Pos Rescue menggunakan Unit Rangers.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Pj Sekda Medy Pebriansyah turut hadir langsung di lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan lancar. Penanganan di lapangan juga mendapat dukungan dari unsur TNI/Polri, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), dan masyarakat sekitar.

Baca Juga:  Bapenda Kota Bengkulu Gencarkan Strategi Dongkrak PAD Lewat Digitalisasi dan Pengawasan

Ketua RW 02 Kelurahan Sumur Melele Mulyadi mengatakan dirinya mendapat informasi dari warga mengenai kebakaran Kantor Lurah Sumur Melele. Ia kemudian langsung menuju lokasi untuk melihat kondisi kebakaran.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, api pertama kali terlihat dari bagian plafon sebelah kiri bangunan dan dengan cepat membesar. Warga kemudian berinisiatif melakukan upaya pemadaman secara gotong royong sambil menunggu petugas Damkar tiba.

Namun, kobaran api yang semakin besar membuat upaya warga tidak mampu mengendalikan kebakaran. Warga akhirnya mengandalkan petugas Damkar yang tiba dalam waktu sekitar lima menit setelah laporan diterima.

“Warga langsung panik dan berusaha membantu memadamkan api, tetapi api sudah sangat besar dan sulit dikendalikan. Kami bersyukur petugas Damkar cepat datang sehingga api tidak sampai merambat ke rumah warga,” ungkap Mulyadi.

Petugas terus melakukan pemadaman dan pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman sekitar pukul 22.10 WIB. Setelah situasi dipastikan aman, seluruh personel dan armada kembali ke Markas Komando.

Kebakaran menghanguskan Kantor Lurah Sumur Melele yang merupakan aset Pemerintah Kota Bengkulu. Nilai kerugian masih dalam proses pendataan, sementara dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Baca Juga:  REI Bengkulu Dukung Program Bedah Rumah Pemkot Bengkulu

Yuliansyah menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, TNI/Polri, dan Redkar yang turut membantu proses penanganan kebakaran. Ia menilai dukungan berbagai pihak turut mempercepat proses pemadaman dan memastikan api tidak meluas.

“Kami dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang selalu sigap dan memberikan kepercayaan kepada kami dalam menangani setiap kejadian kebakaran. Jika dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan, tentu akan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” kata Yuliansyah.

Damkar Kota Bengkulu mengimbau masyarakat segera melaporkan setiap kejadian kebakaran melalui layanan Bengkulu Siaga 112 agar petugas dapat bergerak secepat mungkin. Masyarakat juga dapat menghubungi Damkar Kota Bengkulu melalui nomor (0736) 5523003 atau Call Center/WhatsApp 0812-7332-93302.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]