Rabu, Juli 8, 2026
Beranda Kota Bengkulu Sinergi Pemkot dan BAZNAS, 3.500 Mustahik di Kota Bengkulu Terima Bantuan

Sinergi Pemkot dan BAZNAS, 3.500 Mustahik di Kota Bengkulu Terima Bantuan

0
3

Bengkulu – Komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan terus diwujudkan melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bengkulu. Hingga saat ini, sebanyak 3.500 warga kurang mampu atau mustahik telah menerima berbagai bentuk bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Ketua BAZNAS Kota Bengkulu, Habib Abdurahman Alkaf, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) serta dukungan masyarakat melalui Gerakan Sedekah Rp2 Ribu.

“Hingga saat ini, kurang lebih 3.500 warga Kota Bengkulu telah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Bengkulu bersama BAZNAS. Berbagai bentuk bantuan disalurkan agar kehadiran pemerintah dan lembaga amil zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Habib, Selasa (7/7/2026).

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar delapan golongan penerima zakat (asnaf). Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan pangan, tetapi juga mencakup sektor kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Bangunan Liar di Sepanjang Pantai Bengkulu Bakal Ditertibkan

Untuk kebutuhan dasar, BAZNAS menyalurkan paket sembako serta bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula kepada kaum dhuafa, lansia, janda lanjut usia, imam masjid, marbot, dan guru mengaji.

Di bidang kesehatan, bantuan diberikan dalam bentuk pembiayaan pengobatan serta penyediaan alat bantu kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk penyandang disabilitas. Sementara pada sektor ekonomi, BAZNAS menyalurkan bantuan modal usaha, sarana berdagang, hingga program pemberdayaan usaha mikro.

Selain itu, dukungan di bidang pendidikan juga terus diberikan melalui beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu serta santunan bagi anak yatim, termasuk program Santunan Lebaran Yatim yang rutin dilaksanakan.

Keberhasilan menjangkau ribuan mustahik tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny P.L. Tobing. Program Gerakan Sedekah Rp2 Ribu dinilai menjadi salah satu inovasi yang mampu menghimpun kepedulian masyarakat secara gotong royong tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Habib Abdurahman Alkaf menilai gerakan tersebut tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga membentuk kebiasaan masyarakat untuk bersedekah secara rutin dan ikhlas.

Baca Juga:  Penataan Gabungan Pasar Panorama Kondusif

“Nilai utama sedekah bukan terletak pada besar kecilnya nominal, tetapi pada keikhlasan dan istiqamah. Ketika uang dua ribu rupiah dikumpulkan bersama dari banyak orang, manfaatnya mampu menjadi kekuatan besar untuk membantu masyarakat, mulai dari merenovasi rumah, membantu biaya pengobatan hingga mendukung pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Melalui pengelolaan dana zakat yang akuntabel dan transparan, Pemerintah Kota Bengkulu bersama BAZNAS optimistis jumlah penerima manfaat akan terus bertambah. Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya mewujudkan Kota Bengkulu yang religius, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]