Bengkulu Utara – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, didampingi Wakil Bupati H. Sumarno, secara resmi membuka Rafflesia Kemumu Festival 2026 di Lapangan Palak Siring, Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Rabu (1/7/2026). Pembukaan festival berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, instansi vertikal, serta ratusan masyarakat.
Kegiatan pembukaan ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional dol yang menjadi simbol dimulainya festival. Acara kemudian dilanjutkan dengan lokakarya membatik Batik Kagano, pertunjukan seni kuda kepang, serta penampilan seni budaya yang memukau masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Utara, Bambang Prambudi, menjelaskan Rafflesia Kemumu Festival merupakan pengembangan dari tradisi Suroan atau sedekah bumi yang selama ini rutin dilaksanakan masyarakat Kelurahan Kemumu setiap bulan Muharam. Pada 2025 kegiatan tersebut bernama Kemumu Suro Festival sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Rafflesia Kemumu Festival pada 2026.
Menurut Bambang, perubahan nama dilakukan berdasarkan masukan dari Kementerian Pariwisata agar festival memiliki daya tarik yang lebih luas. Langkah tersebut diharapkan mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara sekaligus memperkenalkan potensi wisata unggulan yang dimiliki wilayah Kemumu.
Festival yang berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Juli 2026, menghadirkan berbagai kegiatan budaya dan hiburan. Di antaranya senam massal, lokakarya Batik Kagano, pentas seni tradisional, Karnaval Rafflesia, istighotsah, ambengan, pelepasan lampion, hingga pagelaran wayang kulit pada malam penutupan.
Pihak penyelenggara berharap Rafflesia Kemumu Festival dapat diusulkan masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) Tahun 2027. Dengan masuknya festival ke dalam agenda wisata nasional, diharapkan nama Bengkulu Utara semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
Sementara itu, Bupati Arie Septia Adinata mengatakan festival ini diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat terhadap destinasi wisata Bengkulu Utara menjadi peluang besar untuk mengembangkan potensi daerah.
Bupati menegaskan Bengkulu Utara memiliki kekayaan alam yang istimewa sebagai daerah dengan jenis bunga rafflesia terbanyak. Potensi tersebut harus dijaga dan dimanfaatkan bersama sebagai kekuatan utama untuk mendorong kemajuan pariwisata hingga dikenal di tingkat nasional maupun internasional.







