Minggu, Juni 21, 2026
Beranda Seluma Listrik Padam Lebih dari 6 Jam, Warga Seluma tak Bisa Makan hingga...

Listrik Padam Lebih dari 6 Jam, Warga Seluma tak Bisa Makan hingga Berhenti Jualan

0
14

Seluma – Pemadaman listrik yang berlangsung lebih dari enam jam di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, dan sejumlah daerah sekitarnya, Sabtu (20/6/2026), memicu keluhan warga. Hingga malam hari, aliran listrik belum kembali normal setelah padam sejak sekitar pukul 17.40 WIB.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan beraktivitas karena tidak memiliki persiapan menghadapi pemadaman yang terjadi menjelang malam. Banyak rumah terpaksa tanpa penerangan, sementara sejumlah pekerjaan rumah tangga tertunda.

Arum, warga Sukaraja, mengaku kesal karena pemadaman terjadi saat dirinya belum sempat menyiapkan kebutuhan rumah tangga. Menurutnya, aktivitas memasak menjadi terhambat akibat listrik yang tiba-tiba padam.

“Belum masak nasi. Jadi sampai tengah malam baru bisa makan setelah lampu hidup,” kata dia.

Keluhan serupa disampaikan Ardi, warga lainnya. Ia meminta pihak PLN memberikan penjelasan terkait penyebab pemadaman yang berlangsung cukup lama. Menurutnya, padamnya listrik membuat berbagai pekerjaan dan aktivitas masyarakat tertunda.

“Dari sore sampai malam listrik belum juga menyala. Kami berharap ada penjelasan yang jelas dari PLN mengenai penyebab gangguan dan kapan listrik kembali normal,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Seluma Dukung Penerapan Pidana Kerja Sosial di Bengkulu

Dampak pemadaman juga dirasakan pelaku usaha kecil. Rudi, penjual gorengan di wilayah Sukaraja, mengaku mengalami kerugian karena minimnya penerangan membuat pelanggan enggan datang membeli dagangannya.

“Saat gelap seperti ini pembeli sepi. Biasanya malam justru ramai, tapi karena listrik padam banyak warga memilih tetap di rumah,” kata Rudi.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari PLN mengenai penyebab pasti pemadaman yang terjadi di wilayah Sukaraja dan sekitarnya.

Namun berdasarkan pesan WhatsApp yang beredar di masyarakat, tercatat adanya gangguan pada sistem kelistrikan yang bersumber dari Gardu Induk Pulau Baai pada pukul 17.53 WIB. Dalam informasi tersebut disebutkan penyulang Lobster mengalami gangguan dengan indikasi ground fault (GF) sehingga menyebabkan sejumlah gardu distribusi terdampak.

Pesan tersebut juga menyebutkan sekitar 50 gardu distribusi mengalami pemadaman dengan perkiraan lebih dari 6.200 pelanggan terdampak. Petugas disebut masih melakukan penelusuran gangguan karena belum ditemukan titik kerusakan yang pasti.

Meski demikian, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena belum ada pernyataan resmi dari pihak PLN.

Baca Juga:  Pemkab Seluma Dukung Seminar Tanggung Jawab Sosial Dokter Anak IDAI Bengkulu

Warga berharap PLN segera memulihkan pasokan listrik serta memberikan informasi yang jelas kepada pelanggan agar masyarakat dapat mengantisipasi dampak pemadaman yang berlangsung cukup lama.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]