Rabu, Juni 3, 2026
Beranda Nasional Presiden Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana Dicopot

Presiden Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana Dicopot

0
14

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Badan Gizi Nasional selama hampir satu setengah tahun terakhir.

Menteri Sekretaris Negara, menyampaikan bahwa Presiden telah memutuskan pergantian pimpinan BGN pada Selasa (2/6/2026). Selain Dadan Hindayana, Presiden juga memberhentikan Lodewyk Pusung dan Sonny Sanjaya dari jabatan Wakil Kepala BGN.

“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan evaluasi. Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden ambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional. Pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN, kedua saudara Lodewyk Pusung Wakil BGN, ketiga Sonny Sanjaya sebagai Wakil BGN,” ujar Prasetyo Hadi dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Sementara itu, Agustina Arum Sari dan Mayjen Trenggono dipercaya mengisi posisi Wakil Kepala BGN.

Baca Juga:  IPW Apresiasi Kejagung Ungkap Korupsi Yudisial, Desak Ketegasan dalam Kasus Zarof Ricar

“Selanjutnya Presiden memutuskan mengangkat saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional baru, kemudian Agustina Arum Sari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional dan Mayjen Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional baru,” kata Prasetyo.

Dadan Hindayana dikenal sebagai akademisi dan pakar pertanian yang memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan tinggi. Lahir di Garut, Jawa Barat, pada 1967, ia meraih gelar Sarjana Pertanian dari pada 1990 sebagai lulusan terbaik Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan doktoral di , Jerman, dalam bidang Entomologi Terapan dan menyelesaikannya pada tahun 2000. Sejak 1992, Dadan mengabdikan diri sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB dan pernah menduduki berbagai jabatan strategis, termasuk Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha IPB, Ketua STPK Banau Halmahera Barat, serta konsultan di berbagai kementerian.

Pergantian pimpinan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kinerja Badan Gizi Nasional dalam menjalankan program-program strategis di bidang pemenuhan gizi masyarakat dan pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga:  Gloria Erysa Meilinda Situmorang, Pemimpin Muda Regional SPPG Provinsi Bengkulu dengan Rekam Jejak Akademik Kuat

[wpforms id="149" title="true" description="true"]