Bengkulu Selatan – Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajuddin menegaskan pemerintah kabupaten mulai memprioritaskan pembenahan infrastruktur pelayanan publik melalui rencana rehabilitasi lima kantor camat pada tahun 2026. Program ini disiapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat sekaligus memperbaiki tampilan perkantoran pemerintahan agar lebih representatif.
“Kita ingin kantor camat ini nanti modelnya seragam dan representatif. Begitu juga kantor lurah, supaya lebih layak dan masyarakat juga mudah mengenali,” ujar Rifai Tajuddin.
Menurut Rifai, pembaruan kantor camat tidak sekadar renovasi fisik, tetapi juga bagian dari penataan identitas visual pemerintahan daerah. Seluruh kantor camat nantinya dirancang dengan konsep bangunan seragam agar mudah dikenali masyarakat, sementara pola serupa juga disiapkan untuk kantor lurah di Bengkulu Selatan.
Lima kecamatan yang diprioritaskan mendapat rehabilitasi yakni Pino Raya, Pino, Seginim, Bunga Mas, dan Manna. “Insya Allah kita ajukan di perubahan. Ada lima kantor camat yang akan direhab terlebih dahulu karena memang kondisinya sudah perlu pembenahan,” kata Rifai.
Selain perehaban kantor, pemerintah daerah juga mulai mempertimbangkan peremajaan kendaraan dinas camat. Namun, realisasi kendaraan baru akan melihat capaian penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan di masing-masing kecamatan hingga Agustus 2026.
“Nanti kita lihat dulu capaian PBB kecamatannya sampai Agustus. Kalau bagus kemungkinan bisa dapat mobil dinas baru. Tapi kalau anjlok tentu akan kita pertimbangkan lagi,” tegas Rifai.







