Kamis, April 2, 2026
Beranda Kota Bengkulu DLH Kota Bengkulu Pertimbangkan Sewa Alat Berat untuk Operasional TPA Air Sebakul

DLH Kota Bengkulu Pertimbangkan Sewa Alat Berat untuk Operasional TPA Air Sebakul

0
3

Bengkulu – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Afriyenita, mengungkapkan pihaknya tengah mempertimbangkan opsi penyewaan alat berat guna menunjang operasional di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Air Sebakul.

Hal ini disampaikan menyusul keterbatasan alat berat yang saat ini tersedia di TPA tersebut. Dari dua unit alat berat yang dimiliki, satu unit mengalami kerusakan dan masih dalam proses perbaikan sehingga belum dapat digunakan secara maksimal untuk mendukung aktivitas pengelolaan sampah.

Afriyenita menjelaskan, idealnya operasional TPA membutuhkan tambahan dua unit alat berat, yakni satu unit dozer dan satu unit excavator. Namun untuk kebutuhan mendesak saat ini, pihaknya memprioritaskan ketersediaan dozer agar proses penataan dan pengolahan sampah di TPA dapat berjalan lebih optimal.

Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus mencari alternatif yang lebih efisien. Karena itu, DLH Kota Bengkulu mempertimbangkan skema penyewaan alat berat dibandingkan melakukan pembelian unit baru.

Ia menilai sistem sewa lebih hemat karena pemerintah tidak perlu menanggung biaya perawatan, risiko kerusakan, maupun biaya operasional lainnya dalam jangka panjang. Selain itu, alat berat tidak harus selalu tersedia di lokasi, tetapi dapat didatangkan sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  10 Ribu Pohon Kelapa Ditanam, Indahkan Pantai Panjang Bengkulu

Afriyenita menyebutkan, penggunaan alat berat direncanakan dilakukan secara berkala, misalnya tiga bulan sekali dengan durasi sekitar 10 hingga 12 hari. Dalam setahun, kebutuhan penggunaan diperkirakan hanya sekitar 30 hingga 40 kali.

Terkait anggaran, estimasi biaya sewa alat berat mencapai sekitar Rp300 juta per tahun. Perhitungan tersebut didasarkan pada biaya sekitar Rp35 juta untuk satu kali penyewaan yang sudah termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan operator.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan biaya pembelian alat berat yang dapat mencapai sekitar Rp4 miliar, skema sewa dinilai jauh lebih efisien bagi pemerintah daerah.

DLH Kota Bengkulu juga telah memiliki sejumlah rekanan yang siap menyediakan alat berat jika skema penyewaan tersebut diterapkan. Dengan langkah ini, diharapkan pengelolaan sampah di TPA Air Sebakul dapat berjalan lebih optimal meski di tengah keterbatasan sarana dan anggaran.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]