Kamis, Maret 19, 2026
Beranda Berita Pemprov Bengkulu Matangkan Pembangunan Sekolah Rakyat, Status Lahan Dibahas Bersama Warga

Pemprov Bengkulu Matangkan Pembangunan Sekolah Rakyat, Status Lahan Dibahas Bersama Warga

0
12

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mematangkan realisasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Bengkulu sebagai bagian dari proyek strategis nasional di bidang pendidikan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar rapat pembahasan status lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan SR, Rabu (14/1/2026).

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Merah Putih, Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu tersebut dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni. Pertemuan ini turut dihadiri perwakilan Bagian Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), unsur masyarakat, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Herwan Antoni menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto yang harus didukung dan disukseskan bersama. Pemerintah provinsi, kata dia, telah menyiapkan lahan, melakukan pematangan lahan, serta penentuan titik nol yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

“Sekolah Rakyat ini merupakan atensi khusus dari Presiden Prabowo dan menjadi program prioritas nasional. Pemerintah provinsi telah menyiapkan lahan dan seluruh tahapan teknis awal telah dilakukan. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk mendukung pendiriannya,” ujar Herwan.

Lahan yang dibahas dalam rapat tersebut memiliki luas sekitar 93.720 meter persegi dan berlokasi di Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Dalam rapat, seluruh pihak diberi kesempatan menyampaikan pandangan serta menjelaskan kronologis terkait status lahan dimaksud.

Herwan menegaskan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen menyelesaikan setiap persoalan secara terbuka, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh masukan dari masyarakat akan ditelaah sebagai bagian dari proses penyelesaian.

“Masyarakat memiliki hak yang sama untuk didengar. Semua masukan kita tampung, kita pelajari kronologisnya, kita telaah dasar hukumnya, dan akan diselesaikan melalui prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu dapat rampung pada tahun ini sehingga dapat digunakan secara penuh pada tahun ajaran berikutnya. Di Provinsi Bengkulu, Sekolah Rakyat dibangun di dua lokasi, yakni Kabupaten Kaur dan Kota Bengkulu.

Untuk Kota Bengkulu, Sekolah Rakyat diberi nama SRMA 6 Kota Bengkulu. Saat ini, kegiatan belajar mengajar sementara dilaksanakan di Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI, dan telah berjalan sejak tahun ajaran 2025.

Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan berasrama yang menyediakan pendidikan gratis 100 persen mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Program ini didanai melalui APBN dengan dukungan pihak swasta dan kolaborasi lintas kementerian. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah berharap anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Bengkulu memperoleh akses pendidikan berkualitas guna memutus mata rantai kemiskinan.

[wpforms id="149" title="true" description="true"]